Breaking News

Secercah Harapan di bawah Kaki Tambora

Suasana Pagi Menjelang Siang di Desa Doropeti Kecamatan Pekat.


Satgas TMMD ke-99 Kodim 1614/ Dompu berhasil mewujudkan mimpi-mimpi besar masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu. Salah satunya mewujudkan rabat gang di Desa Doropeti. Lebih dari itu, kehadiran Satgas juga berhasil memompa semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Berikut laporan Syahrul, Reporter Berita11.com.

Sebuah jalan selebar tiga meter sepertinya siap menyambut siapa saja yang hendak menuju tengah kampung di Desa Doropeti Kecamatan Pekat, Sabtu (29/7/2017). Pagi itu matahari kia mencarak, beberapa warga sedang menggelar tarpal yang berisi gabah di pinggir gang. Sebagian warga menyambut terik matahari dengan menjemur karpet dan pakaian mereka di dinding-dinding pagar yang membatasi gang yang baru dirabat.

Ya, sebuah gang mulus yang hampir seperti jalan raya, sepanjang 300 meter dengan lebar tiga meter adalah pemandangan baru di tengah perkampungan di Desa Doro Peti Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu setelah anggota Satuan Tugas (Satgas) dan masyarakat berhasil merampungkan rabat gang di desa setempat. Sebuah pemandangan berbeda dibandingkan 26 hari lalu.

Kendati rabat gang adalah hal yang biasa di sejumlah desa lain. Namun berbeda bagi warga Desa Doro Peti, mereka bersyukur anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 Kodim 1614/Dompu berhasil membantu mewujudkan pengecoran gang, membebaskan mereka dari lorong pengap berbecek ketika musim hujan.

Kini lorong sempit dan becek ketika musim hujan di Desa Doropeti itu berubah menjadi gang lebar yang bersih. Tak hanya sepeda motor, minibus dan dump truck pun kini bisa melewati gang tersebut.

“Alhamdulillah hampir rampung, kondisinya berbeda dengan sebelum anggota TNI datang ke sini melaksanakan TMMD. Terima kasih tak terhingga kami sampaikan kepada TNI atas pengabdian dan jasanya untuk kami masyarakat di sini,” ujar Abdullah warga Kecamatan Pekat.

Bagi Abdullah, TMMD ke-99 di Kecamatan Pekat tak hanya sekadar mampu mewujudkan mimpi masyarakat di Desa Doro Peti. Lebih dari itu, anggota Satgas TMMD ke-99 telah berhasil membangun kebersamaan dan mengubah pola pikir (mindset) masyarakat tentang pentingnya arti kebersamaan dan gotong royong.

“Bukan saja kegiatan fisik yang membuat kami bersyukur tapi rasa kebersamaan yang semakin digelorakkan oleh anggota TNI yang melaksanakan tugas TMMD,” ujar Abdullah.
Tak hanya Abdullah yang antusias menyambut keberhasilan Satgas TMMD merampungkan rabat gang di Desa Doropeti, warga lainnya pun mengisyaratkan tak ingin berpisah dengan Satgas TMMD, karena jalinan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat yang begitu kuat selama program berlangsung.

“Melihat kerja keras TNI untuk masyarakat seperti kami membuat kami terharu dan meneteskan air mata. Mereka benar-benar prihatin dengan apa yang dirasakan oleh rakyat seperti kami,” ujar Syahbuddin, warga Kecamatan Pekat lainnya.

Awalnya Syahbuddin mengaku pesimis anggota Satgas TMMD ke-99 dan masyarakat akan mampu merampungkan berbagai program fisik dalam waktu 30 hari. Namun segala keraguannya itu buyar setelah pembangunan musala dan rabat gang ratusan meter hampir selesai.

“Ternyata sesuatu yang tidak mungkin itu bisa terwujud melalui kebersamaan antara TNI dengan masyarakat. Peran TNI begitu kuat memompa semangat kami masyarakat,” ujarnya.

Warga Desa Tambora Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, Ardiansyah juga mengungkapkan perasaan yang sama setelah anggota Satgas TMMD ke-99 Kodim 1614/ Dompu berhasil merehab Musala Siladarma di desa setempat. Progres pembangunannya sudah mencapai 98 persen.


“Mungkin kalau kami masyarakat saja yang bekerja itu akan sulit dan membutuhkan waktu yang lama. Namun dengan keterlibatan TNI ternyata semua yang sulit itu bisa terwujud,” katanya.

Ardiansyah berharap, pada masa mendatang program TMMD kembali menyasar di desa setempat dan sejumlah kampung lain di Kecamatan Pekat. “Banyak hal positif yang kami rasakan selama TMMD ini berlangsung terutama kebersamaan dan semangat bernegara yang disampaikan TNI,” katanya.

Kehadiran Satgas TMMD ke-99 Kodim 1614/ Dompu tak hanya berhasil mewujudkan impian bagi warga Desa Doro Peti. Lebih dari itu, hingga 26 hari pelaksanaan program TMMD, anggota TNI juga berhasil mewujudkan impian masyarakat dari 11 desa lain di Kecamatan Pekat melalui sejumlah program fisik. Mulai dari pembangunan dan rehab musala, pembangunan dan rehab masjid, hingga pembukaan jalan baru dan pembangunan pagar pura di Desa Kadindi. 

Program TMMD ke-99 setidaknya menjadi media pembelajaran bagi masyarakat di Kecamatan Pekat untuk selalu memompa semangat kebersamaan. Karena dengan meningkatkan semangat gotong royong, segala impian dan harapan akan mampu dirajut bersama. (*)


No comments