Breaking News

Kejari: Jika Inspektorat Diam Kami Bertindak

Konfrensi Pers di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima


Kota Bima, Berita11.com— Kejaksaan Negeri (Kejari) Bima menegaskan akan mengambil tindakan represif, jika Inspektorat Kabupaten Bima tidak cepat menangani kasus pengelolaan anggaran desa yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Jika Inspektorat tidak cepat, mohon maaf kami ambil alih dan kami tindak” kata Kepala Kejaksaan Negeri Raba Bima, Widagdo Mulyono Petrus, SH. MH, saat jumpa pers di Kejari Bima, Kamis (24/8/2017).

Widagdo menjelaskan sesuai mekanisme, pemerintah daerah melalui inspektorat diberikan kesempatan melakukan upaya preventif untuk mencegah penyalahgunaan anggaran desa yang merugikan keuangan negara.

“Sesuai Perpres, jadi diberikan kesempatan dulu kepada inspektorat yang menangani. Tapi kami juga tidak hanya melihat. Kami juga melakukan pengawasan dan tetap memperingatkan pemerintah daerah terhadap kerugian negara,” ujarnya.

Menurut dia, umumnya ada dua dalam penyimpangan penggunaan anggaran desa yaitu administrasi bagus namun tidak relevan secara fisik. Sebaliknya, fisik bagus tapi administrasinya semerawut.

“Kalau yang biasa fisiknya bodong administrasinya bagus. Sekarang fisiknya bagus tapi laporan administrasinya buruk. Nah, dua hal ini harus diperbaiki agar tidak menimbulkan kerugian negara,” katanya. (ID)

No comments