Breaking News

Rangkaian Kasus K2, Penyidik Polda Geledah BKPSDM Kabupaten Dompu

Tim Penyidik Polda NTB saat Mendatangi BKPSDM Kabupaten Dompu, Rabu (30/8/2017) Siang/ RUL


Dompu,Berita11.com—  Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) NTB mendatangi Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dompu di Jalan Sonokling Nomor 1 Kelurahan Bada Kecamatan Dompu, Rabu (30/8/2017) siang. Kehadiran Tim Polda tersebut dalam rangka melakukan penyidikan dan penyitaan berkas dokumen pengembangan kasus CPNS Katagori 2 Kabupaten Dompu.

Pantauan Berita11.com, sekitar pukul 11.15 Wita beberapa orang dari penyidik Polda NTB melakukan penggeledahan dan memeriksa dokumen yang ada di ruangan kerja Kepala BKD Dompu dan Bidang Pengadaan dan Pembinaan BKD.

Hanya saja dalam moment itu, berlangsung secara tertutup. Beberapa wartawan yang berada di lokasi tidak diijinkan masuk di sejumlah ruangan yang menjadi titik pemeriksaan. Tidak hanya itu, penyidik Polda NTB yang keluar dari sejumlah ruangan BKD enggan memberikan komentar saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan.

Kepala BKD Kabupaten Dompu, Ir Ruslan membenarkan kedatangan beberapa orang penyidik Polda NTB di BKD. Kedatangan mereka,kata dia, dalam rangka melakukan pengembangan penyidikan terhadap kasus CPNS K2 Dompu.

“Tadi saja kami kaget tiba-tiba didatangi oleh beberapa orang penyidik dari Polda NTB,” ujar Ruslan, saat diwawancarai wartawan di BKD Kabupaten Dompu.

Diakui Ruslan, sebelumnya tidak ada koordinasi awal antara penyidik Polda NTB dengan pihaknya. Namun saat mendatangi BKD Kabupaten Dompu mereka sudah menunjukan surat perintah dan menjelaskan terkait tujuan dari kehadiranya.
“Mereka (penyidik Polda NTB) tadi sudah bertemu menjelaskan kepada saya terkait tujuan kedatangan mereka,” jelasnya.

Ruslan menyebut, ada dua ruangan yang menjadi titik  fokus pemeriksaan yaitu ruangan kerja Kepala BKD dan Bidang Pengadaan dan Pembinaan. “Tadi mereka sempat memeriksa dokumen dan mengambil dokumen di dua lokasi ruangan itu. Bahkan tadi mereka juga menyita satu lembar surat kronologis kasus CPNS K2 yang ada di ruangan Kepala BKD (BKPSDM),” ungkapnya.

Menurut Ruslan, sebagai pemerintah yang baik, pihaknya tentu harus koperaktif. Apalagi ini menyangkut proses hukum sehingga apapun yang dibutuhkan oleh penyidik Polda NTB  dalam melakukan pengembangan penyidikan, pihaknya akan selalu meresponnya dengan baik.

“Saya sudah mengimbau jajaran saya di BKD untuk tidak panik akan kedatangan penyidik Polda NTB. Karena ini hak dan tugas mereka (penyidik Polda),” ujarnya.

Masih pantuan Berita11.com, hingga pukul 13.02 Wita, penyidik Polda NTB masih melakukan pemeriksaan dokumen dan sejumlah berkas di ruangan Bidang Pengadaan dan Pembinaan BKPSDM Kabupaten Dompu.(RUL)





No comments