Breaking News

Tramadol Berkurang, Penyalahgunaan Obat Batuk Muncul di Dompu

Sisa Bungkusan Obat Batuk yang Ditemukan di Salah Satu Sudut Kota Kabupaten Dompu/ RUL


Dompu, Berita11.com— Setelah berbagai upaya tim terpadu yakni pemerintah daerah, legislatif dan aparat hukum, peredaran tramadol di Kabupaten Dompu mulai berkurang. Namun kini muncul trend baru di tengah remaja dan pemuda, yaitu menyalahgunakan obat batuk merek Komix sebagai pemantik mabuk.

Informasi yang ditelusuri Berita11.com, diperoleh data bahwa obat batuk kerap disalahgunakan oleh pelajar dan oknum pemuda di sejumlah wilayah di Kabupaten Dompu. Hal itu juga terlihat dari maraknya bungkusan (sachet) obat batuk yang tercecer di sejumlah lokasi dalam jumlah banyak.

Seorang warga Dompu mengungkap, penyalahgunaan obat batuk merupakan trend baru dan belum menjadi bidikan aparat. Itu terjadi setelah peredaran tramadol berkurang setelah upaya masif dari aparat. “Penyalagunaan obat ini mulai terjadi baru-baru ini,” ungkap warga Dompu yang enggan menyebut namanya, Jumat (25/8/2017).

Sepengetahuan dia, obat batuk dicampur dengan sejumlah jenis minuman lain seperti Kuku Bima, Teh Pucuk dan Extra Joss. Efeknya bagi yang meminum campuran akan merasakan sensasi kaget dan mengalami halusinasi.

“Kalau dampak yang paling parah akibat menyalagunakan obat ini bisa merasakan depresi yang berkepanjangan, semangat hidup berkurang dan fisik badan terasa,”  katanya.

Ia berharap, pemerintah daerah dan aparat terkait segera mengantisipasi meluasnya penyelahgunaan obat batuk dan sejumlah jenis minuman itu. Karena efeknya bisa serupa seperti tramadol. Jangan sampai pemuda dan remaja menjadi generasi fly yang mengancam masa depan daerah dan bangsa.

“Kami berharap kepada pihak–pihak terkait perlu segera mengatasi persoalan ini. Sebab 
apabila dibiarkan maka generasi–generasi masa depan bangsa akan rusak,” katanya. (RUL)



No comments