Breaking News

Warga Sampungu Sampaikan Harapan kepada Anggota DPR RI soal Aspal dan BTS

Sejumlah Warga Desa Sampungu Menanti Sinyal di Lereng yang Mereka Namai Bukit Kebahagiaan. Foto US


Bima, Berita11.com— Arti merdeka bagi 4.000 penduduk Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima tak hanya dapat menikmati berbagai fasilitas seperti kekayaan yang melimpah. Namun juga dapat menikmati fasilitas komunikasi dan jalan raya.

Sinyal telepon sulalar dan jalan raya yang diaspal merupakan impian warga Desa Sampungu sejak lama. Hal tersebut diungkapkan salah satu tokoh masyarakat desa setempat, H Anwar kepada Anggota Komisi I DPR RI, HM Syafrudin, ST MM saat berkunjung dan menyerahkan bantuan untuk Desa Sampungu, Senin (28/8/2017).

“Alhamdulillah dengan keberadaan beliau ini. Masyarakat sangat merespon, tinggal harapan seluruh masyarakat di sini agar kiranya dibantu diperjuangkan masuknya tower telekomunikasi di desa kami ini,” ungkap H Anwar.

Dikatakan dia, selama ini warga Desa Sampungu terpaksa harus ke Desa Sai untuk berkomunikasi dengan keluarganya. Terutama yang berada di luar daerah seperti untuk berkomunikasi dengan anak mereka yang sedang kuliah di luar daerah.

“Tapi untuk hal-hal mendesak atau penting sekali sangat kesulitan. Misalnya seharusnya anak ingin menelpon kami dan ada yang harus dia sampaikan seperti kebutuhan uang kuliah itu sangat sulit, sehingga sangat dibutuhkan sekali jangkauan sinyal HP,” katanya.
Diakui Anwar, memang ada beberapa warga Sampungu yang terkadang berkumpul dan menunggu sinyal Ponsel di bukit Kebahagiaan di Dusun Saba. Namun jangkauan sinyal tak dapat diterima oleh Ponsel warga.

“Bayangkan warga harus ke Desa Sai dulu yang jaraknya lebih dari 22 kilometer dengan kondisi jalan yang belum diaspal, bergelombang dan penuh batu. Kami-kami yang pendidik harus ke Kota Bima dulu dan menginap berhari-hari di sana kalau mengirim data Dapodik,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Arifudin, warga Sampungu lainnya. Dia berharap pemerintah maupun anggota legislatif segera memerjuangkan Base Transceiver Station (BTS) telepon selular untuk mendukung kegiatan komunikasi masyarakat Desa Sampungu.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI, HM Syafrudin ST MM menyatakan sudah berkomunikasi dengan pihak perusahaan operator telepon selular. Bahkan pihak operator mengisyaratkan ketertarikannya membangun BTS di Desa Sampungu.

Kondisi Jalan di Desa Sampungu Belum Diaspal Panjangnya Lebih dari 22 Kilometer.


“Sudah saya sampaikan (kepada vendor). Alhamdulillah sebelum ke sini tadi sempat ditelpon oleh mereka. Saya sampaikan peluang bisnis untuk mereka sehingga harus membangun tower di Sampungu,” ujar HM Syafrudin.

Saat berkunjung dan menyerahkan bantuan ke Desa Sampungu, HM Syafrudin mengisyaratkan akan berupaya membantu mewujudkan aspirasi masyarakat setempat terutama berkaitan dengan kepentingan publik seperti sarana ibadah dan kantor desa. Sebelumnya politisi PAN ini telah membantu kebutuhan biaya rehab masjid Desa Sampungu.

Setelah bantuan beberapa waktu lalu, HM Syafrudin juga mengisyaratkan akan membantu biaya untuk kegiatan plafon masjid di Desa Sampungu. “Mungkin awalnya saya transfer dua juta, setelah itu dua juta lagi. Secara bertahap sampai selesai, tinggal bapak-bapak mengerucutkan apa yang dibutuhkan,” kata Syafrudin kepada warga ketika berdialog dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di kantor Desa Sampungu, Senin (28/8/2017) sore. (US/*)



No comments