Breaking News

AHMPS Desak Penjelasan soal Tujuh Kades di Dompu yang Undur Diri

Aksi Massa AHMPS Kabupten Dompu Mendesak Status Pengunduru Diri Tujuh Kades. Foto RUL


Dompu, Berita11.com— Puluhan anggota Aliansi Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Serakapi Kabupaten Dompu mendesak pemerintah menjelaskan soal status pengunduran diri tujuh kepala desa (Kades) di Dompu, Kamis (7/9/2017). Masalahnya, salah satu Kades yang sudah mengundurkan diri itu masih menjalankan wewenangnya.

Koordinator massa AHMPS Kabupaten Dompu, Al Azhar menyebut salah satu yang masih menjalangkan wewenang itu yakni Kades Sarakapi. Padahal sudah mengajukan surat permohonan pengunduran diri.

“Kepastian terhadap surat pengunduran diri yang telah diajukan tujuh Kades terkait tidak dapat ikut Pilkades serentak tahun 2017. DPMPD maupun bupati belum merespon surat pengunduran diri tersebut,” teriak Azhar saat menggelar orasi di depan DPMPD Kabupaten Dompu.

Selain mendesak penjelasan tentang status tujuh Kades yang telah mengajukan permintaan pengunduran diri, massa juga mendesak pemerintah mengaudit dugaan penyelewangan program Alokasi Dana Desa dan Dana Desa tahun 2016 dan 2017.

Saat menerima massa beraudiensi. Kepala Bidang Pemerintah Desa DPMPD Kabupaten Dompu, M Ali, S.Sos menjelaskan jika Kades yang telah berakhir masa jabatanyna atau mengundurkan diri berhak mengikuti Pilkades serentak. Hal itu sesuai yang diatur dalam Undang-Undang.

Setelah menggelar aksi di DPMPD, massa AHMPS kemudian bergerak dan menggelar aksi di depan Sekretariat DPRD Kabupaten Dompu dan Inspektorat. (RUL)

No comments