Breaking News

Bakesbangpol Sosialisasi Ketentuan Pengelolaan Bantuan Dana Parpol

Bakesbangpol Sosialisasi Ketentuan Pengelolaan Bantuan Dana Parpol di Hotel Camelia.


Kota Bima, Berita11.com— Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bima melaksanakan sosialisasi ketentuan pengelolaan bantuan dana partai politik (parpol) berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 6 Tahun 2017 atas perubahan Permendagri Nomor 77 Tahun 2014 di Hotel Camelia Kota Bima, Kamis (14/9/2017).

Sosialisasi dimaksudkan untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan bantuan keuangan negara, sekaligus memperkuat sistem dan kapasitas kelembagaan parpol.

"Tujuannya untuk menjelaskan, tentang pedoman tata cara penghitungan, penganggaran dalam APBD dan tertib administrasi pengajuan, penyaluran serta laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan parpol," kata Kasubid Pengembangan Pendidikan Politik Bakesbangpol Kota Bima, Ahmadi.

ia menjelaskan peserta sosialisasi melibatkan 12 parpol yang memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada tahun 2014 lalu. Menurutnya, penting bagi parpol memahami pengelolaan bantuan anggaran agar penggunaannya lebih efektif dan tepat sasaran.

"Pengelolaan keuangan partai politik sangat strategis, sehingga harus dipahami dengan baik. Juga pemanfaatan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Ahmadi menegaskan parpol harus memiliki substansi berupa produk hukum sebagai rujukan dalam menggunakan dan  mempertanggungjawabkan bantuan keuangan yang diberikan oleh pemerintah daerah secara baik dan benar.

"Peserta diharapkan mampu memahami secara utuh peraturan yang disampaikan, sehingga ke depan lebih mudah menggunakan anggaran. Jadi dari tahap awal hingga laporan akhir penggunaan tidak bermasalah" ujarnya.

Ia menambahkan saat ini jumlah dana bantuan yang diterima partai politik tidak mengalami perubahan. Satu suara dari pemilih parpol masih dihitung Rp9275. Sebagian besar dana bantuan tersebut digunakan untuk mendukung peran strategis parpol dalam upaya pengembangan pendidikan politik.

"Dana yang telah dicairkan, dapat dipergunakan untuk kegiatan pengembangan pendidik politik bagi kader parpol sebesar 60 persen. Sedangkan sisa dana 40 persen, digunakan untuk operasional parpol," katanya. (ID)

No comments