Breaking News

Soal Pengembalian Temuan Rp500 Juta Dana Prusda, TP-TGR Isyaratkan Panggil NH

Ketua TP-TGR Kabupaten Dompu, H Agus Bukhari, M.Si

Dompu, Berita11.com— Hingga kini di Kabupaten Dompu masih ada beberapa temuan terkait kerugian negara yang belum dieksekusi. Salah satunya dugaan kerugian negara di Perusahaan Daearah (Prusda) Kabupaten Dompu sebesar Rp500 juta pada tahun 2015 lalu.

Hal tersebut diakui Kepala Inspektorat Kabupaten Dompu, Ir H Moh. Syaiful HS. M.Si. Sesuai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat yang juga sudah disampaikan kepada Bupati Dompu,  temuan itu sebesar Rp500 juta.

“Dalam LHP saya tidak berani katakan ada tindakan penggelapan. Hanya saja kami temukan tidak dilaksanakan admistrasinya sehingga menimbulkan indikasi kerugian negara,” ujar Syaiful di Dompu belum lama ini.

Dikatakan dia, sesuai   ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014, sebenarnya para pejabat yang terkait temuan itu  wajib mengembalikan temuan dalam kurung waktu 10 hari. Kendati demikian, ketentuan itu fleksibel sepanjang ada niat dari para pelaku untuk mengembalikannya kerugian negara. “Siapapun pelakunya itulah yang mengganti rugi," jelasnya.

Meskipun kasus itu sudah berlangsung 1,5 tahun, Inspektorat Kabupaten Dompu tetap memantau perkembangannya. Termasuk progres pengembalian kerugian negara. “Tinggal majelis TP-TGR yang menindaklanjuti laporan kami itu, karena mereka lah yang melanjutkannya,” katanya.

Ketua Tuntutan Pembendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR) Kabupaten Dompu, H Agus Bukhari SH, M.Si mengisyaratkan dalam waktu tak lama lagi akan memanggil Direktur Perusahaan Daerah Kabupaten Dompu. TP-TGR juga menargetkan menggenjot kasus tersebut.

“Meski demikian upaya tersebut merupakan langkah dalam menyelesaikan kasus ini,” katanya.

Kendati temuan di Prusda belum 100 persen dikembalikan. TP-TGR tidak akan mengintervensi lebih mendalam. Karena ada mekanisme yang mengatur bahwa perusahaan bisa menyelesaikan masalah itu secara internal. Apalagi sebelumnya, pejabat Prusda yang tersangkut masalah itu sudah membuat surat pernyataan kesanggupan mengembalikan kerugian negara itu. (RUL)


No comments