Breaking News

Abdul Fakkah Protes Jatah Dana Reses DPRD Kabupaten Dompu

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Dompu, Abdul Fakkah. Foto Syahrul Berita11.com


Dompu, Berita11.com— Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Dompu Abdul Fakkah memrotes jatah dana reses di DPRD setempat yang tidak rata untuk setiap legislator. Anggota Fraksi Partai Golkar ini menuding pembagian kuota dana itu tidak sesuai ketentuan.

Menurutnya, awalnya dana reses setiap anggota legislatif setempat disepakati Rp1,3 miliar. Namun di tengah jalan malah membengkak. Sebagian legislator ada yang mendapat Rp2 miliar-Rp4 miliar. Padahal setiap anggota legislatif memiliki konstituen yang mempunyai hak yang sama.

”Bayangkan saja dari kesepakatan awal Rp1,3 miliar, tiba-tiba saja berubah dan tidak sama. Ada yang mendapat Rp1,9 miliar, 2 miliar lebih, 3 miliar dan bahkan 4 miliar,” katanya kepada sejumlah wartawan di DPRD Kabupaten Dompu, Senin (9/10/2017).

Abdul Fakkah kecewa lantaran porsi dana reses yang tidak merata. Awalnya ia mendapatkan jatah dana reses sebesar Rp1,3 miliar. Namun tiba-tiba saja dipangkas Rp100 juta sehingga realisasinya hanya Rp1,2 miliar.

Perbedaan mencolok dana reses yaitu pada jatah untuk pimpinan legislatif dan anggota. Jika saja perbedaan itu berkisar antara 10-20 persen, maka sah-saha saja. Namun yang terjadi perbedaan itu terlalu mencolok.

“Saya akui memang kemarin tidak masuk dalam panitia pembahasan anggaran. Tapi saya masuk dalam Banmus. Tapi saat itu saya ada dalam rapat internal bersama Pemda Dompu termasuk penetapan dana reses masing-masing sebesar Rp1,m Miliar. Tapi kenyataanya yang terjadi malah berbeda dari kesepakatan bersama,” katanya.

“Saya ini juga adalah wakil rakyat yang tentu dipilih oleh rakyat. Jadi saya juga memiliki masyarakat (konstituen) yang tentu harus diperhatikan akan hak-hak dan aspirasinya,” ujarnya.

Soal tudingan dan protes Abdul Fakkah, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Dompu, Ikwayudin AK tidak sepakat. Mestitnya protes itu didasar bukti-bukti.

“Harus diperjelas apa saja item-item pelanggaran itu. Agar teman-teman media bisa paham dan bisa mendapatan informasi yang utuh,” kata Ikwayudin kepada wartawan di DPRD Kabupaten Dompu.

Sementara itu, Ketua DPRD Dompu Kabupaten, Yuliadin S.Sos yang hendak dikonfirmasi terkait protes Abdul Fakkah tidak berhasil ditemui lantaran sedang sibuk menerima tamu. (RUL) 

No comments