Breaking News

Anggota TNI dan Polantas di Dompu Bersitegang saat Razia Kendaraan

Konsentrasi Massa Usai Ketegangan Antara Bripka HD dan Pratu AR di Persimpangan RSUD Dompu, Jumat. 

Dompu, Berita11.com— Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodam VI Mulawarman, Pratu AR yang sedang cuti nyaris adu jotos dengan Bripka HD, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Dompu, Jumat (13/10/2017) pagi.

Sejumlah warga menyebutkan, ketegangan kedua aparat berawal ketika Pratu AR melintas menggunakan sepeda motor di persimpangan sekitar RSUD Kabupaten Dompu. Anggota TNI yang menggunakan helm dan memboceng seorang wanita paruh bayah tersebut tiba-tiba dicegat anggota Satuan Lalulintas Polres Dompu yang sedang menggelar razia.

Ketika ditanyai surat izin mengemudi oleh anggota Polantas, Pratu AR menunjukkan SIM nyaris tepat sejajar  di depan muka Bripka HD. Ia sempat menjelaskan bahwa buru-buru menjenguk orangtuanya yang sedang dirawat di RSUD Dompu. Tak lama setelah itu, Bripak HD naik pitam dan menarik kerah baju Pratu AR sehingga memicu ketegangan keduanya.

Kronologis tersebut dibenarkan oleh Komandan Unit Kodim 1614/ Dompu, Lettu Kav M Kasim.  “Ini hanya masalah kesalapahaman saja dan tidak ada kaitanya dengan institusi,” ujar Kasim di Makodim 1614/ Dompu, Jumat (13/10/2017).

M Kasim menjelaskan, beberapa saat setelah peristiwa, Staf Intel Kodim 1614/ Dompu, Pelda Purnawanto melihat keramaian. Setelah mengetahui ada anggota TNI yang bersitegang dengan anggota Satuan Lalu Lintas, perwira tersebut langsung mengamankan Pratu AR.

Kasim mengungkapkan, pasca peristiwa tersebut, pihak Kodim 1614/ Dompu langsung bertemu dengan Kepala Satuan Intel Polres Dompu.

“Pukul 10.00 Wita hasil kesepakatan antara Pasi Intel Kodim 1614 / Dompu Kapten Inf Hamzah, Danunit Kodim 1614/Dompu Lettu Kav M Kasim,  Pratu Arif Rahmad dan Kasat Lantas Polres Dompu Iptu Sukarta sepakat untuk berdamai dan diselesaikan dan sudah diselesaikan dengan aman dan kondusif,” kata M Kasim.

Sementara itu, Wakapolres Dompu, Komisaris Polisi Etek Riawan menyatakan, peristiwa terjadi karena kegagalan komunikasi antara anggota dengan Pratu AR. Persoalan itu sudah diselesaikan.

Dijelaskannya,  peristiwa itu terjadi sekira pukul 09.30 Wita, saat Satuan Lalu Lintas melaksanakan operasi rutin. Pada saat itu, anggota Polantas hanya menegur dan menanyakan SIM terhadap oknum anggota TNI yang kebetulan lewat.

Kemungingkan tidak terima diperiksa, terjadi ketegangan Bripka HD dan Pratu AR. “Namanya darah muda ya. Sempat ada insiden sedikit tapi sudah diselesaikan kok,” jelas Etek.

Etek menegaskan, tak ada pengeroyokan saat ketegangan antara anggotanya dengan Pratu AR. “Nggak ada pengeroyokan kok, nggak ada itu,” tegas Etek.

Pasca peristiwa tersebut, Bripka HD dan anggota Satuan Lalu Lintas yang terlibat ketegangan akan diperiksa. “Tadi anggota sudah saya panggil langsung dan sudah diperiksa oleh provos. Nggak ada masalah,” katanya.

Pada bagian lain, beberapa saat pasca peristiwa ketegangan antara anggota TNI dan Satuan Lalu Lintas di Dompu, terjadi konsentrasi masyarakat di sekitar bank BNI di Dompu. Untuk membubarkan konsentrasi massa, Komandan Unit Kodim 1614/ Dompu terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara. Tak lama konsentrasi massa mulai terurai. Beberapa anggota Polres Dompu bersenjata lengkap mulai tampak di lokasi. (RUL)




No comments