Breaking News

DLH Isyaratkan Tindak Tegas Tambang Pasir Liar dan Perusahaan Perusak

Ilustrasi. Foto Republika


Dompu, Berita11.com— Aktivitas penambangan pasir liar di Doro Ncanga Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu merusak lingkungan. Hal tersebut berdasarkan hasil pantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dompu dan keluhan yang disampaikan kepada OPD setempat.

Soal tambang pasir liar dan aktivitas perusahaan pembangkang, pengeruk pasir yang sudah beberapakali dilayangkan peringatan, DLH Kabupaten Dompu mengisyaratkan akan menempuh tindakan tegas.

Kepala Bidang Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Dompu, Andi Bahtiar kepada Berita11.com mengaku menerima sejumlah pengaduan resmi dari warga mengenai aktivitas pertambangan di Doro Ncanga Desa Soritatanga Kecamatan Pekat.

Baca Juga:

“Kami banyak menerima laporan mengenai masalah itu,” ungkap Andi, Senin (23/10/2017).
Menurut Andi, selama ini DLH Kabupaten Dompu tidak pernah diam setelah mengetahui dan melihat aktivitas perusakan lingkungan. Bahkan DLH sudah mengeluarkan teguran kepada perusahaan yang mengeruk pasir di lokasi itu.

“Semenjak adanya aktivitas pertambangan lokasi sana rusak parah,” katanya.
Sesuai kewenangan yang dimiliki seperti diatur dalam regulasi, DLH akan mengusut tuntas persoalan aktivitas perusahaan yang menyalahi ketentuan. Termasuk aktivitas sejumlah pasir liar lain

“Kami sudah mengirim surat SP dan teguran kepada CV Wangga Lambu tapi tidak diindahkan. Bahkan kami juga sudah mengeluarkan surat perintah kepada perusahaan itu untuk menghentikan aktivitas pertambangan, tapi tetap saja tidak diindahkan,” katanya.

Diungkapkannya, belum lama ini, DLH Kabupaten Dompu  juga sudah mengirim surat teguran dan perintah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB yang memerintahkan agar CV Wangga Lambu menghentikan aktivitasnya.

“Kemarin surat dari provinsi itu sudah kami teruskan ke CV Wangga Lambu. Tapi sampai detik ini tidak ada respon,” kata Andi.

Andi mengisyaratkan, dalam waktu tak lama lagi, petugas DLH akan ke lokasi penambangan pasir dan akan bertindak tegas terhadap perusahaan keruk itu. “Besok pagi kami akan turun ke lokasi. Wartawan besok juga bisa ikut ke sana,”  katanya.

Sebelumnya, pantauan  Berita11.com, Sabtu (21/10/2017) dan Minggu (22/10/2017) lalu, sejumlah alat berat dan dump truk pengangkut pasir tampak di Doro Ncanga Desa Soritatanga Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu.

Sementara itu, di lokasi CV Wangga Lambu juga masih terlihat alat berat dan dump truck pengangkut pasir yang masih beroperasi. (RUL)

No comments