Breaking News

Ichtiar: Kasek dan Guru jangan Gerogoti Bantuan untuk Siswa!

Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Dompu, H Ichtiar Yusuf, SH. Foto RUL Berita11.com


Dompu, Berita11.com— Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Dompu, H Ichtiar Yusuf SH meminta kepada seluruh kepala sekolah dan guru di Dompu agar tak menggerogoti bantuan untuk siswa. Sesuai pengamatan dinas setempat, praktik pungutan liar (Pungli) masih rentan terjadi di sekolah.

“Mengenai pratik Pungli, saya tidak hanya mendapat laporan melalui SMS dan telepon. Tapi juga saya juga sering didatangi oleh para wali murid,” ungkap Ichtiar kepada Berita11.com di Dompu, Jumat (6/10/2017).

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu ini mengungkapkan, sesuai laporan yang diterima OPD setempat, umumnya alibi sekolah memotong bantuan untuk siswa karena alasan biaya materai dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang digunakan petugas di sekolah mengurus beasiswa.

“Dalam laporan yang saya terima katanya bantuan untuk para siswa dan siswi rawan Pungli dengan alasan biaya materai dan BBM,” katanya.

Ichtiar menegaskan, apapun alasannya, sekolah tak memiliki dalih untuk memotong bantuan untuk siswa. Apalagi sejak lama segala kebutuhan sekolah sudah diakomodir dalam Bantuan Operasional Sekolah.

“Intinya tidak ada alasan pihak sekolah untuk melakukan pemotongan dana bantuan yang menjadi hak para siswa,” tandasnya.

Sebenarnya jika merujuk alur pencairannya, mestinya bantuan untuk siswa seperti BSM tidak bisa dipotong oleh sekolah karena pencairannya langsung melalui rekening setiap siswa. Hanya saja berdasarkan laporan dan penelusuran Dinas Dikbudpora, modus Pungli bantuan terhadap siswa terjadi sebagian kepala sekolah memberikan kuasa kepada guru untuk mencairkan dana bantuan untuk siswa di bank.

“Saya sendiri kaget kok bisa hal itu terjadi. Padahal yang namanya pencairan itu hanya bisa dilakukan para siswa atau wali murid. Jadi tidak bisa diwakili oleh orang lain terutama guru,” katanya.

Untuk memudahkan siswa menerima penyaluran bantuan beasiswa miskin, Ichtiar berharap pihak bank di Dompu agar mengunjungi siswa.

“Saya sudah meminta pihak bank agar bisa mengunjungi para siswa di masing-masing kecamatan, mengingat tempat tinggal siswa jauh dari lokasi bank. Alhamdulillah, itu sudah mulai lakukan bank,”  katanya.

Soal praktik liar sejumlah oknum di sekolah terkait bantuan untuk siswa, Ichtiar mengisyaratkan akan menempuh tindakan tegas termasuk rekomendasi terhadap pihak terkait seperti Siber Pungli.

“Kalau terbukti sekolah melakukan praktek Pungli, maka saya tidak segan-segan untuk menindaknya secara tegas,” tandasnya.(RUL)

No comments