Breaking News

Inspektorat Cecar Pejabat Dikes Kabupaten Dompu soal Proyek 2016 dan 2017

Ilustrasi. Orginal Picture Tribunnews.com


Dompu, Berita11.com— Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan SKM, M.Kes dan kepala bidang di OPD setempat diperiksa Inspektorat Kabupaten Dompu, Jumat (6/10/2017) pagi. Gatot dicecar terkait proyek “Bhakti Husadah” Dompu.

“Ya benar, mereka tadi sudah kami periksa selama kurang lebih satu jam di ruangan kantor Inspektorat. Tadi oleh pihak pemeriksa mereka dicerca dengan berbagai pertanyaan sesuai dengan bunyi NHP, ” ungkap Syaiful kepada Berita11.com Dompu, Jumat (6/10/2017).

Syaiful menyebut, materi pertanyaan terhadap pejabat Dikes berkaitan progres proyek tahun 2017 dan proyek tahun 2016 lalu

"Kami juga mempertanyakan mengenai Rumah Sakit Pratama Manggelewa. Bahkan Puskesmas Hu'u yang sampai hari ini belum selesai. Dasar itulah sehingga kami meminta pernyataan mereka,” ujarnya.

Syaiful menjelaskan,  klarifikasi terhadap sejumlah pejabat Dikes tersebut masih bersifat Naskah Hasil Pemeriksaan (NHP) atau pemeriksaan awal. Yaitu konfirmasi dan permintaan data-data pendukung yang dibutuhkan Inspektorat.

“Pemeriksaan terhadap mereka masih belum final dan baru tahap NHP saja, sehingga belum ada kesimpulan. Tapi pada saat diperiksa mereka koperaktif dan berjanji akan memberikan informasi dan data yang kami butuhkan,” kata Syaiful.

Sementara  Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan SKM, MKes, membenarkan jika dirinya dan sejumlah Kabid di Dikes diperiksa oleh Inspektorat Dompu.

“Iya memang benar tadi kami periksa oleh Inspektorat. Tapi pemeriksaan itu hanya klarifikasi tahun 2017 ini karena ada beberapa kegiatan yang SPJ tidak terlampir nota kontan dan item lainya,”  kata Gatot saat dikonfirmasi Berita11.com melalui layanan WhatshApp, Jumat (6/10/2017).

Diakui Gatot, agenda meliputi proyek di Dikes November hingga Desember tahun 2016 dan proyek Januari hingga Agustus 2017. “Yang ditanyakan selain tidak ada nota kontan. Juga ada kelebihan bayar uang harian dan saku perjalanan,” katanya.

Gatot juga menyebut, materi pemeriksaan auditor Inspektorat meliputi proyek kini dalam proses pembangunan.

“Mereka menanyakan kapan selesainya proyek itu.  Saya jawab kontraknya sampai Desember 2017. Katanya sebelum serah terima mau diperiksa oleh tim Inspektorat,” ujar Gatot. (RUL)

No comments