Breaking News

Tahun 2016, 5.000 Orang di Dompu Lakukan Perjalanan Dinas, per Oktober 402 SPPD

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Dompu, Ardiansyah SE. Foto RUL


Dompu, Berita11.com— Tahun 2016 lalu Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu mencatat perjalanan dinas di Bumi Nggahi Rawi Pahu sebanyak 5.000 kali. Angka itu tercatat dari Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang diterbitkan bagian setempat.

Sementara itu, hingga Oktober 2017, jumlah perjalanan dinas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Dompu sebanyak 402 kali.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Dompu, Ardiansyah SE menyebut, jumlah perjalanan 5.000 lebih pada tahun 2016 merupakan catatan dari bulan Januari hingga Desember tahun lalu.

“Jumlah itu dihitung mulai dari bulan Januari sampai Desember 2016,” ujar Ardiansyah kepada Berita11.com di ruang kerjanya, Rabu (4/1/2017).

Diakuinya, setiap hari bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Dompu menerbitkan sedikitnya 20 SPPD. Surat perintah perjalanan dinas itu tak hanya untuk OPD. Namun juga tokoh masyarakat dan pemerintah desa yang ada di Kabupaten Dompu.

Umumnya, tujuan perjalanan dinas selama setahun didominasi di Mataram dan Jakarta serta daerah lain. “Dari sekian lokasi yang kunjungi itu didominasi Kota Mataram NTB,” sebut Ardiansyah.

Pemerintah tidak hanya membiayai perjalanan dinas untuk instansi . namun juga membiayai perjalanan dinas untuk masyarakat yang ikut mendukung kegiatan-kegiatan di luar daerah. 

“Dari sekian perjalanan dinas tersebut dalam rangka menghadiri rapat koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah daerah dan pusat,”  katanya.

Lalu berapa anggaran daerah yang terkuras untuk ribuan perjalanan dinas aparatur sipil negara dan sebagian warga di Dompu? Soal ini Ardiansyah enggan menyebutnya. Namun pria yang akrab disapa Simpe Dian ini menjelaskan bahwa SPPD bersumber dari anggaran setiap OPD yang melaksanakan perjalanan dinas, sehingga proses SPJ  dilaporkan oleh setiap aparatur yang melaksanakan perjalanan dinas kepada masing-masing OPD.

“Sementara untuk blangko perjalan dinas itu langsung dicetak dan diterbitkan oleh Humas Pemda sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Kalau mengenai anggaranya silakan pak wartawan tanyakan langsung ke masing-masing OPD, “  katanya.

Ardiansyah menyatakan, tak ada masalah atau temuan terkait penggunaan SPPD pada tahun 2016 meskipun tercatat ribuan perjalanan dinas. Demikian juga hingga periode Oktober 2017.

“Semoga ke depan kegiatan perjalanan dinas semakin menunjukan kualitasnya dan bisa lebih hemat dalam hal anggaran,” harapnya.(RUL)



RALAT:  Terjadi kesalahan penulisan dalam judul berita: “Tahun 2016, 5.000 Orang di Dompu Lakukan Perjalanan Dinas, Per Oktober 402 SPPD”. Maksud dari 5.000 orang dalam judul tersebut adalah jumlah/intensitas perjalanan dinas, sedangkan maksud dari 402 SPPD yaitu 4.000 SPPD. Demikian perbaikan kami. REDAKSI BERITA11.COM




Baca Juga :

No comments