Breaking News

UPK-BKAD Gelar Karnaval PAUD, Lomba Masak dan Lokakarya

Sejumlah Anak dan Orang Tua Siswa Mengikuti Karnaval PAUD di Dompu, Sabtu (28/10/2017). RUL


Dompu, Berita11.com—Unit Pengelola Kegiatan (UPK) dan Badan Kerjasama Antara Desa (BKAD) Kecamatan Dompu menggelar carnaval Anak Usia Dini se-Kecamatan Dompu,Sabtu (28/10/2017) pagi.

Kegiatan bertujuan menyosialisasikan dampak pertumbuhan anak, ukuran tinggi dan berat badan tidak sesuai umur.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 34 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Dompu dimeriahkan penampilan peserta yang memakai berbagai pakian adat. 
Para peserta  star dari taman kota Dompu lalu berjalan melewati Mapolres Dompu, RSUD Dompu,Toko Dinda dan Toko Karya Baru. Kemudian berjalan belok kanan melalui kantor Koramil Kota, Camat, DPRD, kemudian  finis kembali ke taman kota Dompu.

Fasilitator Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) Kecamatan Dompu, Eka Mardiatisari menjelaskan, kegiatan bertujuan sebagai bentuk upaya mengantisipasi adanya isu stunting (masalah kurang gizi kronis).

Kegiatan merupakan bagian dari gerakan se-Provinsi NTB. “Kami juga bertujuan untuk mengavokasi Alokasi Dana Desa supaya lebih mengoptimalkan dan melihat keadaan PAUD di Desa dan Kelurahan masing-masing,” ujarnya.

Berbagai kegiatan yang terangkum dalam festival desa yaitu karnaval PAUD,  lomba masak (demo masak PMT untuk bayi balita yang giji kurang dan ibu hamil resiko tinggi). Pemberian makanan tambahan itu dipraktikan tim desa yang terdiri dari tiga orang, yaitu kader Posyandu, PPK dan ibu sasaran yang tergabung dalam kelompok tim. Setelah seluruh kegiatan tersebut akan dilanjutkan loka karya.

Drum Band Anak juga Memeriahkan Karnaval PAUD di Dompu, Sabtu (28/10/2017). Foto RUL


“Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari. Hari pertama karnaval PAUD yang digelar hari ini. Lomba masak nanti digelar di Gedung Pemuda Dompu Senin 30 Oktober 2017 dan lokakarya di lokasi yang sama Selasa 31 Oktober 2017,” ujar Eka.

Eka  berharap melalui berbagai kegiatan yang digelar itu miminimalisasi isu stunting. Pada saat demo masak, tim akan mempraktikan pembuatan makanan bergizi berbahan pangan lokal sehingga masyarakat bisa memenuhi gizi keluarga yang berimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

“Melalui loka karya nanti juga usulan-usulan draft RKPDes itu kita tampilkan terkait dengan isu kesehatan dan pendidikan sehingga teman-teman atau pemerintah desa bisa melihat usulan yang ada di desa dan kelurahan masing-masing,” ujar dia.

Sementara itu, Fasilitator Kabupaten Generasi Sehat Cerdas (FASKAB GSC) Dompu, Zainal Arifin  mengatakan, semua rangkaian karnaval dan kegiatan lainya adalah bagian dari Festival Desa yang bertujuan  meyakinkan pemerintah desa dan masyarakat tentang bagaimana mendukung tumbuh kembang anak usia dini.

“Karnaval ini adalah salah satu bentuk salah satu kegiatanya. Setelah ini akan ada beberapa kegiatan lain yang akan diadakan,” kata Zainal.

Menurut Zainal, Kabupaten Dompu memiliki banyak bahan pangan lokal. Potensi bahan pangan lokal itu dapat dikembangkan dan dimanfaatkan  masyarakat Dompu untuk mendukung pertumbuhan anak usia dini.  

“GCS ini hanya salah satu bagian kecil saja agar pemerintah desa benar-benar mendukung dan menempatkan program pelayanan sosial dasar menjadi item yang utama,” jelasnya.

Zainal memantik kepedulian berbagai pihak terutama masyarakat dan pemerintah agar tak hanya berpikir membangun bangsa antara satu sampai lima tahun. Lebih dari itu, nasib generasi 25 tahun mendatang harus dipikirkan lebih awal.

“Anak-anak yang ikut karnaval ini adalah anak-anak masa depan banggsa yang tentunya nanti juga ada yang akan menjadi calon pejabat atau pemimpin. Maka itu semangat ini harus kita bangun dan pastikan tumbuh kembang anak normal sehingga tidak ada dampak Stunting. Intinya perjuangan satu sampai lima tahun tidak penting dan yang perlu diterapkan adalah perjuangan dari lima sampai 25 tahun ke depan,” katanya.

Selain pelajar, karnaval PAUD juga dihadiri pejabat BPMPD Kabupaten Dompu, Dinas Dikpora, Bunda Paud Kecamatan, Fasilitator Kabupaten Gerasi Sehat dan Cerdas Dompu dan para orang tua peserta PAUD.


Saat kegiatan berlangsung, panitia juga  membagikan makanan bergizi kepada para peserta PAUD. Selain itu, panitia juga  memberikan berbagai hadia kejutan (door prize) seperti sepeda, kipas angin, AC  dan beberapa hadiah bingkisan menarik setelah kupon diundi. (RUL/Adv)

No comments