Breaking News

5.080 Hektar Lahan di Kecamatan Bolo akan Digarap Petani saat Musim Hujan

Kepala UPT Penunjang Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Bolo, Muflin. Foto Hamid

Bima, Berita11.com— Sebanyak 5.080 hektar lahan di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima akan digarap petani saat musim hujan pertengahan November 2017 ini. Ribuan hektar lahan yang akan digarap petani itu meliputi sawah dan tanah tegalan.

Kepala UPT Penunjang Dinas Pertanian dan Perkebunan Kecamatan Bolo, Muflin menyebutkan, 5.080 hektar yang akan digarap terdiri dari 2.380 hektar sawah dan 2.700 hektar lahan tegalan.

“Rencana jadwal tanam jalur amannya 15 November. Tapi kita lihat dulu cuaca, karena sulit diprediksi. Kalau memungkinkan akan kita tanam. Rata-rata tiap desa sudah tahu tanggal jalur aman untuk tanam,” kata Muflin di UPT setempat, Senin (6/11/2017) lalu.

UPT setempat memprediksi musim hujan (MH) 2017 yang tepat untuk memulai aktivitas tanam setelah 15 November 2017 mendatang. UPT mengarahkan petani menggarap sawah untuk padi dan lahan tegalan untuk tanaman jagung dan kedelai. Setiap hektar lahan yang digarap petani diperkirakan membutuhkan benih 25 kilogram.

“Lahan sawah kita ambil 70 persen. Jadi sekitar 1680 untuk benih bersubsidi karena terbatasnya bantuan pemerintah. Sisanya dibeli sendiri petani,  kemudian 700 hektar untuk kedelai dan 2000 hektar untuk jagung,” katanya.

Muflin mengatakan, sesuai analisis kebutuhan pupuk, diprediksi urea sebanyak 342 ton. Secara teknis, perkiraan kebutuhan pupuk 100 kilogram per hektar. Namun jika dilihat dari luas areal tanam masih kekurangan sekitar 60 sampai 70 ton. Kekurangan itu akan diatasi dengan pupuk jenis ZA sekitar 100 ton.

“Produktivitas jagung tujuh hingga delapan ton per hektar. Kebutuhan pupuk kami kira akan meningkat. Jadi kita tutupi dengan ZA. Kalau pengairan, sejauh ini tidak ada masalah,” katanya. (ID)

No comments