Breaking News

Desa harus Rumuskan Strategi Pembangunan Berwawasan Gender

Suasana Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Desa yang Responsif Gender, Senin (20/11/2017).

Bima, Berita11.com— Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan M Noer MPd mengingatkan pemerintah desa harus merumuskan strategis pembangunan yang berwawasan gender. Rumusan itu juga harus selaras dengan visi Bima RAMAH.

Hal tersebut diingatkan Wabup Dahlan saat membuka pelatihan perencanaan dan penganggaran desa yang responsif gender (PPRG) di Hotel Lila Graha Kota Bima, Senin (20/11/2017). Pelatihan diikuti sedikitnya 26 peserta yang terdiri dari aparatur desa, Badan Perwakilan Desa.

“Untuk mengintegrasikan iIsu gender diperlukan penajaman program untuk memastikan laki-laki maupun perempuan memperoleh manfaat dari kegiatan dimaksud,” kata Dahlan seperti dikutip Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Armin Farid.

Sementara Deputi Direktur Sekretariat Nasional FITRA, Misbah Hasan menyebutkan, pelatihan diikuti 26 peserta dari lima desa di Kabupaten Bima. sejumlah desa yang terpilih mengikuti pelatihan ditetapkan  sebagai pilot project.

Menurutnya, sejak bergulirnya undang-undang tentang desa,  desa memiliki kewenangan yang  besar  mengelola potensi yang ada. Untuk itu, diperlukan  komitmen  tinggi dari semua pihak  mengelola sumber daya itu untuk mewujudkan perbaikan tata kelola perencanaan dan penganggaran di tingkat desa.  

Pelatihan perencanaan dan penganggaran desa yang responsif gender (PPRG) merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Bima dengan Frederich Eibert Stiftung (FES) Indonesia, difasilitasi Sekretariat Nasional  Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA) Jakarta dan Perkumpulan Solud NTB. (AN)

Baca Juga :

No comments