Breaking News

Dispar Kabupaten Bima Perkuat Legal Standing Zona Pariwisata

Keindahan Pantai Lariti di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Foto Bimabagus.com


Bima, Berita11.com— Gairah pengembangan pariwisata di Kabupaten Bima terus bangkit. Hal itu setidaknya juga dilihat dari porsi perhatian pemerintah pusat. Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Bima naik menjadi Rp2,8 miliar dari sebelumnya Rp1,6 M.

Sebagai bentuk keseriusan pengembangan pariwisata di Kabupaten Bima, pemerintah daerah akan memperkuat legal standing zona pariwisata yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Drs Abdul Muis HAL, M.Kes menyebutkan, sejumlah zona pariwisata yang diperkuat melalui regulasi yaitu meliputi Kaldera Tambora, Teluk Bima, Wadupa’a, Pantai Kalaki, Pesisir Selatan meliputi Tanjung Langgudu atau Teluk Waworada, bagian Timur Bima meliputi Pantai Pink, Pulau Kelapa, Pantai Lariti, sedangkan di Utara Kabupaten Bima meliputi Oi Fanda, Sangiang, Gili Banta.

Menurut Muis, untuk mewujudkan pengembangan sejumlah zona tersebut,  Pemerintah Kabupaten Bima menggandeng pihak swasta dalam rangka mempercepat penyusunan rencana induk (master plan) kawasan dan proyek perencanaan fisik (Detail Engineering Desing/ DED).

“Untuk di bagian Timur kita juga merencanakan penyiapan gazebo seperti di Lariti. Memberikan sentuhan menarik sektor pariwisata. Memberi warna baru terhadap Kabupaten Bima juga melalui penguatan legal standing,” ujar Muis kepada Berita11.com di Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Senin (7/11/2017).

Pada sisi lain kata Muis, pemerintah juga memperkuat anggaran untuk pengembangan pariwisata Kabupaten Bima. dukungan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus yaitu Rp2,8 miliar, sedangkan dukungan dana yang bersumber APBD sebesar Rp3,7 miliar. (US)

No comments