Breaking News

Kecewa Aspirasi tak Direspon, WRM-LP3 Tanam Pisang di Jalan Raya

Aparat Kepolisian Berupaya Membuka Blokade Jalan Raya di Simpasai, Selasa (21/11/2017). Foto RUL


Dompu, Berita11.com— Massa front Warga Renda Menggugat  dan Lembaga Peduli Pemerataan Pembangunan (WRM-LP3) Kabupaten Dompu melakukan aksi tanam pohon pisang di ruas jalan raya di Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Selasa (21/11/2017) sekira pukul 09.12 Wita.

Selain menanam pisang, massa juga memblokade jalan raya dengan batu sehingga mengganggu lalulintas di lokasi setempat. Massa menggelar aksi lantaran kecewa terhadap pemerintah yang tak kunjung merespon selokan yang tersumbat dan jalan rusak di 
Kelurahan Simpasai.

Puluhan menit setelah massa menggelar aksi blokade jalan raya, sejumlah aparat Kepolisian Sektor Woja tiba di lokasi dan bernegosiasi dengan massa. Beberapa menit kemudian blokade jalan raya dibuka setelah perwakilan pemerintah menyampaikan kesanggupan merespon aspirasi massa. Setelah itu massa menanami bagian pinggir ruas jalan yang rusak dengan pisang.

Koordinator massa, Rio mengatakan, aksi blokade jalan raya dan menanam pisang dilakukan WRM-LP3) lantaran kecewa terhadap pemerintah daerah khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang tak kunjung membenahi jalan raya dan saluran air di kelurahan setempat.

“Ini aksi yang kesekian kalinya dilakukan oleh kami. Kami minta PUPR jangan tidur dan segera bangun dari tidur lelapnya,” desaknya.

Menurut Rio, kondisi jalan yang rusak mengancam keselamatan pengendara. Demikian 
juga kondisi selokan yang tersumbat menimbulkan bau menyengat lantaran sampah dan lumpur kotor digenangi air.

Massa WRM-LP3 mengancam akan terus melakukan aksi blokade jalan raya jika aspirasi mereka direspon pemeirntah. “Kami butuh keadilan dan tidak butuh janji-janji palsu. Karena ini untuk kepentingan masyarakat banyak terutama pengguna jalan,”  sentil Rio.(RUL)



Baca Juga :

No comments