Breaking News

LMAK Sorot Program Bantuan Benih Jagung, Distambun: Silahkan Lapor!

Aksi LMAK di Depan Distambun Kabupaten Dompu, Senin (13/11/2017).  Foto Syahrul.

Dompu, Berita11.com— Massa Lembaga Masyarakat Anti Korupsi (LMAK) Kabupaten Dompu menggelar aksi di depan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distambun) Kabupaten Dompu, Senin (13/11/2017) sekira pukul 09.00 Wita. Mereka menyorot soal program jagung di OPD setempat.

Koordinator massa, Sirajuddin menuding bahwa terjadi pengurangan benih saat pembagian bantuan. Selain itu juga ada sejumlah kelompok fiktif yang diduga menerima bantuan. “Kami punya data yang membuktikan adanya permainan yang dilakukan oknum-oknum di Distanbun,” tuding Sirajuddin.

Menurut Sirajuddin, dugaan pengurangan jatah kelompok tani dibuktikan  dengan beberapa surat pernyataan kelompok tani jagung yang menyatakan bahwa jumlah benih yang mereka terima tidak sesuai dengan  yang tertuang dalam data penerimaan.

“Surat pernyataan berbagai kelompok sudah kami kantongi. Item ini berdasarkan hasil investigasi kami di lapangan,” katanya.

Sirajuddin mengungkapkan, bahwa berdasarkan hasil investigasi pihaknya, diduga sejumlah kelompok tani penerima bantuan tidak jelas keberadaannya. Kelompok itu diduga segaja dimasukan  dalam daftar penerima benih jagung.

“Ada banyak kelompok fiktif penerima benih jagung yang sejatinya hanya ada namanya saja. Tapi keberadaanya tidak ada," ungkapnya lagi.

Sirajuddin menyebutkan ada sejumlah benih jagung yang kualitasnya rusak dan berjamur. “Kami punya sampel bukti benih jagung yang kondisinya berjamur dan rusak,” katanya.

Ia mengancam LMAK akan melaporkan oknum di Distambun kepada aparat penegak hukum.

Sementara itu, Kepala Distanbun Kabupaten Dompu, Ir H Fahrurrozi, mengatakan, sebenarnya masyarakat Kabupaten Dompu terutama petani jagung mestinya bersyukur atas melimpahnya bantuan benih jagung dari pemerintah pusat.

“Lihat saja dari 40 persen, sekarang ada penambahan 25 persen,” kata Fahrurrozi saat berdialog dengan massa LMAK.

Mengenai dinamika dan pelanggaran seperti diungkapkan LMAK, menurut Fahrurrozi, pihaknya selama ini sudah bekerja secara maksimal sesuai dengan ketentuan peraturan dan undang-undang.

“Begini saja, kalau pun ada oknum-oknum di Distanbun ini yang bermain dan melakukan pelanggaran. Silakan LMAK laporkan secara hukum,” saranya.

Usai berdialog dan mendengar tanggapan dari Kepala Distanbun, massa LMAK membubarkan diri dengam tertib. (RUL)

Baca Juga :

No comments