Breaking News

Pengelolaan Kearsipan Kabupaten Bima belum Optimal

Ilustrasi Arsip


Bima, Berita11.com— Berdasarkan  evaluasi dan pengawasan nasional oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) tahun 2017 di Bali, pengelolaan arsip Kabupaten Bima mendapat predikat buruk. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima, Drs. H. Abubakar.

“Terus terang saja kita masih memprihatinkan. Karena mendapat nilai buruk. Tapi tidak hanya kita daerah lain juga begitu. Nah, ini jadi pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama,” katanya kepada Berita11.com di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten, Rabu (22/11/2017).

Ia menyebutkan dari 508 kabupaten/kota yang dievaluasi ANRI, hanya 7 persen kota yang masuk kriteria penilaian. Selebihnya masih dalam kondisi buruk.

Menurut Abubakar kendala pengelolaan arsip di daerah terletak pada SDM dan anggaran. 

“Karena arsip masih dianggap tidak penting dan terkesan disepelekan. Jadi dirasa tidak perlu diperlakukan istimewa,” katanya.

Dikatakannya, hambatan lainnya yaitu belum adanya petugas arsiparis di daerah yang mengelola kearsipan secara profesional. “Arsiparis pembina di Kabupaten Bima harus ada. Ini satu pun belum ada,” katanya. (ID)


No comments