Breaking News

RAPBD Kabupaten Bima 2018 Ditetapkan Rp 1,8 Triliun, Belanja Pegawai Dominasi

Sidang Penetapan RAPBD Tahun 2018 Kabupaten Bima, Kamis (30/11/2017) Malam.

Bima, Berita11.com— Alokasi Rancangan Anggaran Belanja dan Pendapatan (RAPBD) Kabupaten Bima tahun 2018 resmi ditetapkan sebesar Rp1,8 triliun melalui rapat paripurna di kantor DPRD Kabupaten Bima, Kamis (30/11/2017). Sama seperti APBD tahun 2017, postur anggaran masih didominasi belanja tidak langsung atau untuk belanja pegawai.

Sesuai penetapan, alokasi belanja tidak langsung sebesar Rp1.015.853.560.095,08. Angka tersebut lebih besar dibandingkan belanja langsung atau belanja masyarakat yang hanya Rp784.472.322.000. Kemudian tambahan lain untuk pembiayaan netto Rp21.612.016.353,01. Sehingga total RAPBD tahun 2017 senilai Rp1.800.325.882.095,08.

Pada kesempatannya, Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri menyampaikan terima kasih atas kerja sama badan anggaran legislatif dalam menetapkan RAPBD. Begitu pula untuk masukan dan saran yang bermanfaat sehingga bisa ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan.

"Ucapan terima kasih kepada badan anggaran legislatif dan eksekutif yang telah bekerja dengan segala keterbatasan sehingga RAPBD bisa ditetapkan,” katanya dikutip dari siaran pers Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima.

Dinda juga mengapresiasi penetapan RAPBD sesuai amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Hal itu merupakan kewajiban penting eksekutif dan legislatif yang mesti dilaksanakan paling lambat tanggal 30 November.

“APBD ditetapkan tepat waktu dan sesuai dengan aspirasi masyarakat. Baik melalui reses dewan, monitoring dan evaluasi maupun kunjungan kerja kepala daerah di pelosok desa,” ujarnya.

Sesuai mekanisme penganggaran, RAPBD yang ditetapkan selanjutnya akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi NTB yang selanjutnya oleh Gubernur NTB akan ditetapkan menjadi peraturan daerah. (ID)

No comments