Breaking News

SMPN 2 Bolo Rutin Perangi Narkoba dan Tramadol

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Bolo Kabupaten Bima.

Bima, Berita11.com— Perang terhadap Narkoba dan tramadol terus digaungkan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Bolo. Sekolah menyiapkan sanksi tegas yang bisa menimbulkan efek jera terhadap siswa terlibat masalah itu.

Kepala SMPN 2 Bolo, Qurais, S. Pd. Mat, menjelaskan langkah pencegahan yang dilakukan yaitu memberikan pemahaman tentang bahaya obat-obatan terlarang kepada siswa. Sosialisasi  diadakan secara rutin di sekolah dengan menggandeng pihak Dinas Kesehatan dan aparat kepolisian.

“Jadi langkah antisipasinya kita bekerja sama. Tujuan utama memperkuat karakter siswa. Jika siswa sudah tahu bahayanya, pasti mereka akan menjauhi,” katanya kepada Berita11.com, Sabtu (11/11/2017).

Selain itu, ia mengatakan upaya pencegahan juga melalui kerja sama wali murid dan masyarakat. Untuk memantau dan mengawasi setiap perilaku anak. Peran masyarakat dan orang tua diharapkan menginformasi kepada sekolah bila ada siswa yang terlibat masalah Narkoba atau tramadol.

“Namun kita pastikan kebenarannya, kemudian langsung kita tangani. Tidak ada pembiaran terkait hal itu. Kalau ada siswa yang terbukti kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu terkait sanksi akan diberikan secara berjenjang. Mulai dari pembinaan, pemanggilan orang tua siswa dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan. Sanksi terberat  yaitu dikeluarkan dari sekolah.

“Panggilan orang tua untuk sanksi sosial. Namun jika masih mengulangi buat keterangan. Bila tidak ada efek, siswa terpaksa akan dikembalikan ke rumah atau bahkan kita keluarkan dari selolah,” katanya. (ID)

No comments