Breaking News

UPK GSC Kecamatan Wera Gelar Lokakarya Kemitraan

Fasilitator Program GSC dan Pendamping Desa Memaparkan Materi saat Lokakarya di Wera, Kamis (16/11/2017).

Bima, Berita11.com— Pendidikan dan kesehatan adalah kebutuhan dasar yang mesti dipenuhi. Hal tersebut mengemuka pada lokakarya kemitraan yang bertajuk Pelayanan Sosial Dasar yang diselenggarakan UPK Generasi Sehat dan Cerdas (GSC) Kecamatan Wera Kabupaten Bima, Kamis (16/11/2017).

Lokakarya yang secara khusus membahas pentingnya kebutuhan pendidikan dan kesehatan dihadiri sedikitnya 50 peserta yang terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, BPD, KPMD, PKK Kecamatan Wera, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda se-Kecamatan Wera.

Fasilitar Kecamatan (FK) GSC Kecamatan Wera, Arif Rahman, S.Kep menjelaskan, arti penting kebutuhan dasar tentang pendidikan dan kesehatan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dan sejumlah regulasi terkait.

Sesuai yang tertuang dalam Pasal 4 Undang-Undang  Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, pengaturan desa antara lain bertujuan meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat desa untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan umum.

Baca Juga:

Selain itu, Pasal 78 Ayat (1) menegaskan pembangunan desa bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Pasal 80 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa juga menempatkan peningkatan kualitas dan akses terhadap pelayanan dasar sebagai yang pertama dalam penentuan prioritas, program, kegiatan, dan kebutuhan pembangunan desa yang dirumuskan di dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrembangdes).



Dijelaskan Arif, dari sejumlah peraturan tentang desa yang ada, menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan sosial dasar bagi masyarakat pedesaan

“Bahwa pemenuhan kebutuhan sosial dasar masyarakat desa ini bisa menjadi acuan kuat bagi desa untuk diimplementasikan dalam RKPDes dan tercover dalam APBDes,” katanya.

Arif mengatakan, lokakarya kemitraan bertujuan untuk mempublikasikan hasil kegiatan program GSC dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan sosial dasar, bidang kesehatan dan pendidikan.

“Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya generasi sehat dan cerdas,” katanya.

Selain menggelar lokakarya kemitraan, FK GSC akan menggelar sejumlah lomba pada Sabtu  (18/11/2017). Tujuannya, untuk mendorong pemahaman masyarakat akan  akan pentingnya mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas.

Arif menyebutkan, sejumlah lomba yang akan diselenggarakan yaitu  meracik makanan sehat bergizi berbahan dasar lokal yang akan diikuti oleh kader Posyandu se-Kecamatan Wera dan lomba bayi dan Balita sehat yang akan diikuti oleh ibu-ibu yang memiliki bayi dan Balita.

“Nanti kader-kader Posyandu itu akan mempresentasikan kandungan gizi dari masakan sehat yang mereka lombakan,” jelas dia.

Secara umum, berbagai kegiatan dan lomba itu bertujuan  membangun jejaring kemitraan dalam mendukung prioritas kebutuhan pendidikan dan kesehatan di desa.

“Selain itu, kami juga mengadvokasi kebijakan daerah atas pelayanan sosial dasar dalam meningkatkan kualitas sistem perencanaan pembangunan di desa dan daerah,” katanya.

Lokakarya kemitraan Generasi Sehat dan Cerdas didukung penuh UPT Dinas Dikbudpora dan UPT Dinas Kesehatan Kecamatan Wera serta Camat Wera. Selain Arif, materi lokakarya juga disampaikan Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP), Syaifullah, S.Pd.

“Kami juga mengucapkan terimakasih pada seluruh pihak yang berkontribusi dalam mensukseskan kegiatan GSC ini, terlebih lagi pada pendamping lokal GSC sebagai ujung tombak suksesnya GSC di Kecamatan Wera,” ungkap Arif. (US/*)

Baca Juga :

No comments