Breaking News

Warga Mangge Nae Desak Polres Dompu Ungkap Penabrak Almarhum Dony

Aksi Massa Peduli Doni Mendesak Polres Dompu Mengungkap Pelaku Penabrak Lari, Rabu (8/11/2017). RUL

Dompu, Berita11.com— Massa Aliansi Masyarakat dan Pemuda Peduli Dony dan Furkan Mangge Nae Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu menggelar aksi di depan Mapolres Dompu, Rabu (8/11/2017) sekira pukul 09.30 Wita. Massa mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku tabrak lari yang menewaskan Doni, warga Desa Manggenae.

Perwakilan massa, Gunawa menanyakan respon aparat melaksanakan penyelidikan terhadap kasus tabrak lari yang telah menewaskan korban. Padahal rentang waktu peristiwa itu sudah beberapa pekan, yakni 21 Oktober 2017 lalu.

“Sejatinya keadilan itu merupakan hak seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana aparat penegak hukum mempunyai tanggung jawab utama untuk menegakkan keadilan,” katanya.

Dikatakan Gunawan, peristiwa tabrak lari tak hanya menyebabkan Doni meninggal dunia. Namun warga lain, Furkan mengalami cidera berat. “Dasar inilah kami datang untuk menuntut keadilan terhadap apa yang menimpa saudara kami,”  katanya.
Gunawan berharap agar pihak Polres Dompu segera mencari dan menangkap pelaku tabrak lari.

“Apabila tuntutan kami tidak dapat dipenuhi oleh Polres Dompu makan kami akan melakukan  penutupan jalan negara  di Desa Mangge Nae,” ancamnya.

Soal tuntutan massa, Kapolres Dompu AKBP Jon Wesly Arinto, SIK, menegaskan pihaknya hingga kini masih  melaksanakan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku panabrak lari.

“Kami tidak tinggal diam dan tetap melakukan berbagai langkah untuk mencari pelaku tersebut,” katanya saat melakukan dialog terbuka dengan massa  di ruangan kerja Kapolres Dompu, Rabu (8/11/2017).

Menurut Jon, untuk mengungkap pelaku tabrak lari memelurkan waktu dan tak segampang seperti mengembalikan telapak tangan. Untuk itu ia  meminta  massa bekerjasama dengan aparat  guna mengungkap pelaku tabrak lari.

“Kalau memasukan orang ke penjara itu gampang.Tapi tentu kita perlu terlebih dahulu melakukan berbagai upaya sebagaimana yang tertuang dalam peraturan hukum itu sendiri,” jelasnya.

Jon berharap massa dan kerabat korban bersabar sambil menunggu hasil kerja aparat kepolisian mengungkap pelaku tabrak lari itu.

“Intinya saya tegaskan bahwa kasus tetap akan digenjot hingga tuntas. Makanya kami minta kepada semuanya untuk membantu memberikan pentunjuk tambahan agar pelakunya bisa segera ditangkap,” harap Jon.

Setelah berdialog dengan Kapolres Dompu, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. (RUL)


No comments