Breaking News

Aspal Jalan Raya dan Beronjong di Doro Ncanga Tambora Rusak Parah

Tambora
Kondisi Jalan Raya dan Beronjong di Doro Ncanga Tambora Rusak Parah karena Diterjang Banjir. Foto RUL

Dompu, Berita11.com— Hujan deras yang menerpa Kabupaten Dompu sepekan terakhir menyebabkan rusaknya infrasktrutur. Salah satunya aspal jalan raya dan beronjong di Doro Ncanga Desa Soritatanga Kecamatan Pekat. Kondisi jalan di desa setempat yang tak jauh dari padang savana Taman Nasional Gunung Tambora, ambles setelah hujan lebat mengguyur wilayah setempat.

Pantauan Berita11.com, beberapa bagian tepi ruas jalan di Doro Ncanga tampak menganga setelah sebagian material ambles. Di lokasi yang sama, ratusan meter beronjong yang menjadi pembatas ruas jalan dengan saluran air penampung banjir juga ambles.

Kondisi tersebut membuat sejumlah warga yang melintasi lokasi keder sehingga harus ekstra hati-hati dan menurunkan kecepatan kendaraan bermotor. Sejumlah warga menyayangkan kondisi jalan dan beronjong yang ambles. Masalahnya proyek tersebut baru beberapa bulan. Namun sudah rusak parah.

Sejumlah warga yang dimintai tanggapan menduga bahwa proyek jalan dan beronjong terkesan asal dikerjakan, mengabaikan kualitas yang mesti diperhatikan. Konstruksi beronjong menggunakan batu sekitar lokasi yang berasal dari material bekas letusan Gunung Tambora seperti batuan beku jenis gabro, basal dan andesit yang tidak disusun dari mineral yang sempurna.

Staf Perencanaan dan Pemantauan Balai Jalan Nasional IX Mataram, Ujang Sukmana mengaku pihakya sudah dapat laporan dari Kepala Satker PPK mengenai konstruksi jalan raya dan berjonjong di Doro Ncanga yang rusak.


“Bahkan kemarin pagi tadi turun tim konsultan untuk mendata sekaligus penangananya secara permanen,” ujar Ujang kepada Berita11.com, Senin malam (25/12/2017).
Menurut dia, jika penambangan pasir masih berlangsung di sekitar jalan negara di Doro Ncanga, maka kontruksi apapun akan hancur.

“Intinya kami tidak punya kewenangan melarang aktivitas penambangan pasir di jalan negara. Jadi mengenai itu bisa ditanyakan secara langsung kepada mereka yang meneluarkan ijin penambangan pasir di Doro Ncanga,” katanya. (RUL)

No comments