Breaking News

Bikin Alat Pendeteksi Banjir Sederhana, Mahasiswa STKIP Taman Siswa Siap Bantu Atasi Trauma Masyarakat

Firdaus dan Rekan-Rekannya Menunjukkan Karya Mereka untuk Masyarakat Bima. Foto US

Bima, Berita11.com— Acara wisuda angkatan ke-XI Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima terbilang berbeda. Selain pernak-pernik wisuda, sejumlah karya mahasiswa dipamerkan di halaman kampus setempat, Sabtu (16/12/2017).
Karya yang paling menarik sejumlah alat pendeteksi dini (early warning) banjir dan gempa dalam bentuk sederhana yang dibuat oleh kelompok mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika.

Menurut Firdaus, mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika STKIP Taman Siswa Bima, alat pendeteksi dini memang bukan yang pertama dibuat oleh mahasiswaa setempat. Namun yang berbeda yaitu menggunakan bahan yang gampang didapat.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Apalagi daerah kita sebelumnya dilanda banjir. Jadi kami siap membantu masyarakat, ini adalah bagian dari kegiatan kelompok kami,” katanya di lokasi wisuda STKIP Taman Siwa Bima, Sabtu (16/12/2017).

Pameran hasil penelitian mahasiswa seperti alat pendeteksi dini banjir, gempa, buku cerpen karya mahasiswa, kerajinan konveksi dan sejumlah ratusan buku di arena bazar menarik perhatian orang tua wisudawan, pengunjung dan Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri.

“Akan banyak karya yang akan kami ciptakan untuk masyarakat. Ini juga berkat bimbingan bapak dan ibu dosen serta pihak kampus,” ujar Jakariah, mahasiswa semester III, Prodi Pendidikan Fisika STKIP Taman Siswa Bima lainnya.













Mahasiswa Program PGSD STKIP Taman Siswa Bima, Shifaturrahman mengatakan, selain karya bidang Iptek, sejumlah tenunan hasil pendampinga oleh mahasiswa yang melaksanakan penelitian juga dipamerkan saat wisuda angkatan ke-XI STKIP Taman Siswa Bima.

“Beberapa tenun dan pakaian hasil karya mahasiswa dipamerkan. Alhamdulillah Ibu Bupati Bima juga sempat mampir tadi melihat langsung arena bazar kami dan sempat membeli satu kain tenun kami,” ujar Syifaturrahman di lokasi wisuda.

Wakil Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Damhuji MA mengatakan, pameran buku dan karya mahasiswa merupakan terobosan baru yang dilaksanakan kampus setempat ketika menggelar wisuda.

Pameran merupakan upaya mengenalkan karya mahasiswa kepada masyarakat, orang tua mahasiswa dan publik. “Ini adalah sesuatu yang baru. Jadi karya mahasiswa yang diciptakan setelah melakukan serangkaian penelitian dipamerkan. Misalnya karya tenun hasil pendampingan dan inovasi mahasiswa dipamerkan. Ada juga buku-buku karya mahasiswa,” katanya.

Baca Juga:

Pada masa mendatang, STKIP Taman Siswa Bima memiliki program akan membuat buku kompilasi karya jurnalistik tentang  profil wisudawan terbaik, kiprah dan prosesi wisuda yang dirangkum dari wartawan yang meliput khusus wisuda di kampus setempat.

“Itu sebenarnya sudah saya programkan dari dulu, tapi belum bisa terlaksana. Tapi tahun mendatang kita rencakana kembali,” katanya. (US)

No comments