Breaking News

Demo Anti-Korupsi Ricuh, Mahasiswa di Bima dan Pegawai Distan Bersitegang, Lima Terluka

Suasana Awal Ketika Massa Merangsek Masuk ke Pintu Utama Distan Kabupaten Bima, Senin (11/12/2017). 

Kota Bima, Berita11.com—Puluhan massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIP Mbojo Bima menggelar aksi unjuk rasa memperingati hari anti-korupsi sedunia  di depan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bima di Jalan Soekarno-Hatta Kota Bima, Senin (11/12/2017). Aksi berakhir ricuh setelah kaca dinas setempat dilempar.

Tak hanya menggelar orasi di jalan raya di depan Distan Kabupaten Bima. Massa kemudian merangsek masuk ke halaman dinas setempat, tepatnya di depan pintu utama di dalam OPD. Saat berupaya merangsek masuk ke dalam dinas, massa bersitegang dengan puluhan pegawai Distan yang sejak awal bersiaga di pintu masuk.

Aksi saling lempar kedua belah pihak tak terelakan. Puluhan pegawai Distan yang sejak awal mengawal di pintu masuk aksi mahasiswa berupaya memukul mundur massa. Beberapakali aksi saling lempar antara pengawai dengan mahasiswa membuat suasana mencekam.

Pantauan langsung Berita11.com, sejumlah pegawai wanita berupaya menghindari lokasi ketegangan. Untuk menghalau ketegangan massa, aparat kepolisian berupaya melepaskan tembakan ke udara. Sedikitnya, lima mahasiswa terluka saat insiden saling lempar.

Sebelumnya BEM STISIP Mbojo Bima dipimpin oleh Ardiansyah. Massa mengusung sejumlah isu dugaan korupsi. Di antaranya meminta Kejari Raba Bima dan aparat penegak hukum lain mengusut seluruh dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat seperti masalah pengadaan benih bawang merah.

Massa juga menuntut dugaan pungutan liar dan penanganan masalah CPNS jalur K2. Selain itu, massa BEM STISIP Mbojo Bima mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi mengambil alih seluruh kasus korupsi yang ditangani aparat di daerah.

Dalam aksinya, massa juga menyorot kinerja Satgas Siber Pungli dan soal pengadaan buku muatan lokal senilai Rp1,98 miliar. Tak hanya isu lokal, dalam aksinya massa juga mendesak KPK menyelesaikan kasus nasional BLBI, Bank Century dan kasus papa minta saham.

Usai bentrok, massa kemudian mundur dan membubarkan diri. Lima anggota massa terpaksa dibawa ke RSUD Bima karena terluka saat aksi saling lempar terjadi. (NZ)

No comments