Breaking News

FMDL Tuding Banyak Dugaan Masalah Pengelolaan ADD dan DDA di Desa Lepadi

Aksi FMDL Menyorot Penggunaan ADD dan DDA di Desa Lepadi Kecamatan Pajo, Senin (18/12/2017). RUL

Dompu, Berita11.com— Massa Forum Masyarakat Desa Lepadi (FMDL) Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu menggelar aksi di halaman kantor Desa Lepadi, Senin (18/12/2017) pagi. Mereka menuding banyak dugaan pelanggaran dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Dari APBD (DDA) tahun 2016 di desa setempat.

Koordinator massa, Syarifudin S.Pd, menuding berbagai pelanggaran penggunaan anggaran oleh Pemerintah Desa Lepadi meliputi dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyelewangan dana BUMDes sebesar Rp50 juta dari ADD dan DD tahun 2016.

Selain itu, dugaan penyelewengan rehab kantor desa sebesar Rp64.407.000 yang bersumber dari anggaran tahun 2016.

Masalah lain yaitu dugaan penyelewengan pengadaan papan monografi desa pada tahun 2016 sebesar Rp15 juta.

FMDL juga menyorot dugaan penyelewengan penambahan jaringan pipa air bersih sebanyak Rp9.895.000 yang bersumber dari anggaran tahun 2016.

“Kami juga mempertanyakan mengenai proses pemberhentian perangkat desa, sekretaris desa tanpa melalui prosedur tahun 2017. Begitu juga dengan pelaksaan pembangunan desa yang tidak menjadikan APBDes sebagai standar pelaksanaan tahun ini,” kata Syarifuddin.

Menurut Syarifudin  sudah beberapa tahun kasus itu dikawal. Namun belum ada penuntasannya.

“Jika Kades tidak hadir menemui kami. Maka kami akan melaksanakan penyegelan terhadap kantor desa Lepadi ini,” ancam Syarifudin.


Usai berorasi secara bergantian dan puas menyampaikan orasi, massa FMDL yang kawal aparat kepolisian membubarkan diri dengan tertib.(RUL)

No comments