Breaking News

Ini Imbauan FKUB Kota Bima dan MUI soal Natal

Ketua FKUB Kota Bima, Eka Iskandar. Foto Suara Rakyat.

Kota Bima, Berita11.com— Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima mengeluarkan imbauan kepada warga terkait pelaksanaan ibadah Natal 25 Desember 2017.

Ketua FKUB Kota Bima, Eka Iskandar mengimbau umat beragama di Kota Bima menghargai umat bergama lain, termasuk umat Kristiani melaksanakan ibadah Natal pada 25 Desember 2017 mendatang.

Dikatakan Eka Iskandar, sebelumnya, FKUB Kota Bima telah melaksanakan rapat bersama melalui kegiatan cofee morning membahas Natala umat Kristiani di Kota Bima. Kesamaan persepsi itu dibahas pada kegiatan ngopi bersama pada 28 November 2017, rapat bersama tanggal 4 Desember dan 11 Desember 2017.

Bahkan hari Senin sore kemarin, kami panggil pimpinan gereja untuk membahas masalah itu karena rencana tanggal 4 Desember ada sedikit gangguan secara internal dan itu sudah terpecahkan. Sekarang yang kita bicarakan tinggal tahun baru,” kata Eka di Sekretariat FKUB, Rabu (13/12/2017) lalu.

Meskipun sempat terjadi penolakan, tidak ada gangguan ibadah umat Kristiani. Karena masyarakat Kota Bima, termasuk Ormas memiliki komitmen menjaga kerukunan. Penolakkan oleh Ormas sempat terjadi karena adanya kasus Berry yang melakukan aktivitas melanggar ketentuan mencoba memurtadkan sebagian orang.

Pada bagian lain, Jumat (15/12/2017), MUI Kota Bima mengeluarkan imbauan MUI Kota Bima Nomor: 74/MUI/KBM/H/XII/2017 menyikapi malam natal dan pergantian tahun baru.
Berkenaan perayaan Natal oleh umat Kristiani sekaligus penyambutan malam tahun baru 2018, MUI Kota Bima mengeluarkan imbauan kepada masyarakat Kota Bima dalam rangka menjaga harmonisasi kerukunan antar umat beragama di antaranya, mengimbau seluruh umat beragama di Kota Bima agar senantiasa menjaga kerukunan antar umat beragama dengan cara menghormati dan menghargai umat agama lain dalam hal ini umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah Natalan pada 25 Desember 2017 dengan tenang dan nyaman tanpa ada gangguan dan kekacauan, dengan kedepankan azas toleransi.

Dalam surat imbauan itu, MUI Kota Bima juga menjelaskan bahwa berdasarkan Keputusan Fatwa MUI Pusat tertanggal 7 Maret 1981 M/ 1 Jumadil Awal 1401 H oleh Komisi Fatwa MUI Pusat bahwa perayaan Natal di indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa as, akan tetapi Natalan itu tidak dapat dipisahkan dengan soal-soal akidah dan ubudyah.

Mengikuti upacara Natal bersama bagi umat islam hukumnya haram. Selain itu, agar umat Islam tidak terjerumus kepada hal-hal subhat dan larangan Alah SWT dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal.

Mengenai pergantian tahun baru masehi, MUI Kota Bima juga mengimbau masyarakat agar tidak berhura-hura atau terlalu evoria berlebihan seperti membakar kembang api, membunyikan petasan atau mercon sehingga mengganggu keamanan dan ketentraman orang lain.

Selain itu,  masyarakat Kota Bima yang beragama islam diimbau menyambut pergantian tahun Masehi 2018 dengan dzikir dan do'a, kegiatan tausyiah dan muhassabah diri pada setiap masjid dan mushola.

MUI juga mengimbau kepada seluruh Imam masjid/musholla se-Kota Bima agar mengambil inisiatif bersama seluruh jamaah masjid/mushola melaksanakan dzikir dan doa akhir tahun 2017 dan doa awal tahun 2018.

Imbauan lain, diharapkan seluruh masyarakat Kota Bima, tidak merayakan pergantian tahun baru Masehi dengan perbuatan dosa dan sia-sia seperti minum-minuman keras dan Narkoba, ugal-ugalan di jalan, pesta sex atau berzinah serta begadang semalam suntuk yang tidak bermanfaat.

Dalam surat imbauan yang ditandatangani Ketua MUI Kota Bima, Drs HM. Saleh Ismail dan Sekretaris Umum MUI Kota Bima, H Ahmad, S.Ag, meminta Polres Bima Kota dan Kasat Polisi Pamong Praja Kota Bima  melakukan razia dan operasi penertiban secara intensif khususnya di wilayah hukum Kota Bima terkait dengan pengguna dan penjual Miras, Narkoba, penjual dan pemakai petasan pada malam pergantian tahun baru 2018.

Poin lain, meminta Pemerintah Kota Bima dan seluruh warga masyarakat Muslim Kota Bima mendukung dan menyukseskan gerakan Sholat Subuh Berjamaah yang telah diprakarsai oleh MUI Kota Bima. (AN)


No comments