Breaking News

Ini Jawaban TP4D soal Sorotan LMAK dan STAIL Dompu

Kepala Seksi Intel Kejari Dompu, Ahmad Sulhan SH. Foto Syahrul Berita11.com

Dompu,Berita11.com— Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu menegaskan bahwa Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) tetap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat termasuk yang disampaikan Lembaga Masyarakat Anti Korupsi (LMAK) dan Serikat Tani Liberal (STAIL) Kabupaten Dompu.

Kepala Seksi Intel Kejari Dompu, Ahmad Sulhan SH mengatakan, selama ini pihaknya tetap menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan baik, termasuk mengakomodir apapun item yang dilaporkan masyarakat atau Ormas.

“Kami di sini tetap bekerja secara profesional sesuai dengan tugas dan tanggungjawab kami,” ujar Ahmad, saat diwawancarai Berita11.com di ruang kerjanya, Jumat (15/12/2017).

Ahmad menjelaskan, mengenai kasus dugaan penggunaan pasir illegal untuk pembangunan kantor Pemkab Dompu sebagaimana yang dilaporkan STAIL Dompu sudah ditindaklanjuti dengan mengklarifikasi perusahaan yang mengerjakan proyek itu. “Masalah itu sudah kami tindaklanjuti,” tandasnya.

Sesuai hasil klarifikasi terhadap kontraktor pelaksana proyek, pihak perusahaan mengaku membeli pasir dari orang  yang menawarkan bahan galian itu. “Artinya perusahaan membeli pasir itu tanpa mengetahui dari mana asal pasir itu diambil. Ya, namanya juga orang yang membeli,” kata Ahmad.

Menurut Ahmad, jika memang pasir itu berasal dari aktivitas penambangan illegal, mestinya yang menjadi masalah adalah aktivitas penambangan.

“Mempertanyakan kenapa berani melakukan aktivitas penambangan padahal belum mengantungi ijin. Kewenangan menindaklanjuti masalah penambangan illegal, itu bukan ranahnya kami. Melainkan tugas pihak-pihak terkait,”  ujar dia.

Mengenai laporan tentang program pertanian sebagaimana dilaporkan LMAK, dalam penanganan Kejari Dompu. “Kalau masalah ini sedang dalam proses penanganan,” katanya lagi.

Ahmad berharap kepada Ormas atau kelompok warga yang melaporkan berbagai persoalan di Kabupaten Dompu agar melampirkan berbagai bukti pendukung. Karena akan menjadi acuan mempercepat proses mengungkap berbagai kasus yang dilaporkan.

“Kalau hanya melapor dengan menggunakan selembar surat tanpa disertai dengan data. Maka kami tentu sulit untuk cepat mengungkap berbagai kasus-kasus itu,” ujarnya.(RUL)

No comments