Breaking News

Inspektorat Kota Bima Kekurangan 20 Auditor

Ilustrasi.

Kota Bima, Berita11.com— Hingga kini jumlah petugas auditor yang dimiliki Inspektorat Kota Bima hanya 10 orang. Padahal yang dibutuhkan idealnya 30 orang sesuai beban kerja, melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan terhadap 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Masalah kendala dalam melaksanakan tugas auditor kurang. Padahal kebutuhan sekitar 30 auditor,  yang baru itu baru 10 jadi amat kurang sekali kalau dihitung dari beban kerja,” ujar Sekretaris Inspektorat Kota Bima, Anwar kepada Berita11.com di Inspektorat Kota Bima, Senin (18/12/2017) siang.

Menurut Anwar, idealnya satu auditor melaksanakan tugas pemeriksaan untuk satu OPD, sehingga ada kelanjutan tugas pembinaan yang dihasilkan.

Dikatakannya, sebenarnya masalah itu bisa saja diatasi dengan mengirim tenaga baru mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) khusus menjadi tenaga auditor. Namun Inspektorat Kota Bima terbentur masalah anggaran yang terbatas.

“Atau bisa mendatangkan tim pendamping. Tapi itu semua kembali lagi kepada masalah anggaran. Sementara anggaran kita terbatas mencukupi kegiatan-kegiatan lain yang sudah terprogram,” katanya.

Diungkapkannya, persoalan kualitas dan kekurangan SDM menyebabkan pola kerja (penilaian) oleh Inspektorat setempat masih tradisional karena belum ada sebuah sistem yang maju. Pemeriksaan masih bersifat umum.

“Tapi pemeriksaan sekarang harus 3E dan berbasis risiko. Maksud kita pemetaan dulu. Kita memprogramkan untuk meminimalisasi risiko, menghilangkan risiko. Misalnya kalau Bappeda sudah tidak ada masalah, untuk apa diperiksa lagi, tinggal OPD-OPD yang lain,” ujar Anwar.

Sesuai kebijakan Presiden Jokowi, Insepktorat Kota Bima menerapkan self assesment system yaitu aparat pengawas internal pemerintah (APIP).

“Jadi presiden sekarang sudah menganjurkan dalam rangka meminimalisasi korupsi, ada program presiden yaitu peningkatan kapabilitas APIP. Jalan sudah lebih setahun sekarang kami dalam level dua. Hari ini penilaian dari BPKP peningkatan level menuju level tiga kinerja pengawas,” ujar Anwar. (US)



No comments