Breaking News

Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Kabupaten Dompu Imbau Masyarakat agar Waspada

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Dompu, Mahfud, S.Sos. Foto Syahrul Berita11.com

Dompu, Berita11.com— Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu mengimbau masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu terutama yang tinggal sekitar bantaran sungai agar mewaspadai potensi banjir mengingat intesitas hujan yang tinggi sepekan terakhir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logisitik BPBD Kabupaten Dompu, Mahfud S.Sos mengatakan, musim hujan di Dompu terjadi sejak Oktober 2017. “Tapi sampai saat ini masih bisa dibilang kondisi normal,” ujar Mahfud kepada Berita11.com di Dompu, Kamis (21/12/2017).

Menurut Mahfud, penyebab utama potensi banjir karena penyempitan aliran sungai karena material dari hulu dan sampah yang dibuang warga sekitar bantaran sungai.

“Kondisi banjir hanya karena dampak dari penyempitan aliran sungai dan kurangnya kesadaran masyarakat terutama prilaku membuang sampah di sungai. Akibatnya banjir hanya mengenai wilayah-wilayah bantaran sungai,” katanya.

Berdasarkan pendataan BPBD Kabupaten Dompu sejumlah lokasi rawan luapan banjir yaitu Sungai Raba Laju di Kecamatan Dompu, Sungai Raba Baka di Kecamatan Woja, Sungai Silo dan Sori Soa di Kecamatan Dompu dan Sungai Patula di Kecamatan Kilo.

“Kalau sungai yang sering meluap air banjirnya adalah Sungai Laju, Sungai Silo dan Sungai Raba Baka,” katanya.

Meskipun sejumlah aliran sungai tersebut berpotensi meluap, menurut Mahfud tidak parah seperti beberapa daerah lain di Indonesia.

“Di Dompu sudah banyak normalisasi sungai, sehingga potensi banjir bandang besar tidak terjadi di Dompu khususnya tahun tahun 2017 ini. Maka itu perlu terus dilakukan normalisasi sungai,” kata Mahfud.

Untuk meminimalisasi potensi luapan banjir, Mahfud mengajak masyarakat agar mengubah perilaku membuang sampai di aliran sungai. “Intinya perbaikan, normalisasi sungai harus diutamakan terutama perbaikan drainase-drainase di pemukiman masyarakat,” katanya.

Selain luapan banjir, BPBD Kabupaten Dompu mencatat sejumlah bencana alam yang terjadi Dompu selama tahun 2017 yaitu bencana longsor di Desa Kareke, Para Pimpi Kelurahan Potu dan Doro Tangga Kelurahan Doro Tangga. Rata-rata yang menjadi korban itu adalah warga yang tinggal di lokasi rawan tanah lonsor.

“Akibat bencana longsor kemarin, satu unit rumah, dua orang warga korban luka tertimpa reruntuhan. Kemudian satu unit rumah di Dusun Para Pimpi Kelurahan Potu. Kejadian ini sedang dalam proses penanganan oleh kami BPBD Dompu,” kata Mahfud.

Menyusul warga yang meninggal terseret banjir di Kecamatan Kilo, BPBD Kabupaten Dompu juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada ketika intensitas hujan tinggi. (RUL)

No comments