Breaking News

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Sembako di Pasar Amahami Naik Drastis

Aktivitas Pedagang Sembako di Pasar Raya Amahami, Jumat (15/12/2017). Foto US.

Kota Bima, Berita11.com— Menjelang Natal 25 Dember 2017 dan tahun baru 2018, harga sejumlah kebutuhan pokok (Sembako) di Pasar Raya Amahami Kota Bima dan pasar lama bergerak naik. Salah satu harga komoditas yang mencolok yaitu bawang putih naik dari harga Rp20 ribu per kilogram menjadi Rp30 ribu/ kg.

Selain bawang putih, bahan pokok lain yang naik yaitu cabai merah besar, naik menjadi Rp30 ribu/ kg dari sebelumnya Rp20 ribu/kg. Sementara harga cabai kriting juga naik dari Rp20 ribu/kg menjadi Rp35 ribu/kg.

Sementara itu, meskipun Bima dikenal sebagai sentra produksi bawang merah, harga komoditas tersebut di Pasar Raya Amahami juga naik menjadi Rp20 ribu/kg dari sebelumnya Rp15 ribu/ kg. Sementara bawang bombai naik menjadi Rp25/ kg dari sebelumnya Rp20 ribu/ kg, cabai hijau naik dari Rp15 ribu/kg menjadi Rp20 ribu/ kg.

Pergerakan juga terjadi pada harga tomat dari Rp5 ribu/ kg menjadi Rp16 ribu/ kg. Sementara itu, ayam broiler naik menjai Rp46 ribu/kg dari sebelumnya Rp40 ribu/ kilogram. Telur ayam broiler juga naik dari harga Rp37 ribu/ papan menjadi Rp40 ribu/ papan. Kenaikan tak signifikan terjadi pada harga beras super yakni hanya naik Rp1.000 dari sebelumnya Rp9.000/ kg menjadi Rp10 ribu/ kg.

Harga daging sapi di Pasar Raya Amahami juga naik dari Rp95/ kg menjadi Rp100 ribu/kg. Sementara sejumlah Sembako yang tak mengalami perubahan harga yakni gula pasir masih Rp13 ribu/kg dan minyak curah Rp9.000/600 ml, dan minyak goreng Bimoli Rp28 ribu/ 2 liter.

Tiga Hari Terakhir Harga Sembako di Pasar Raya Amahami Bergerak Naik. Foto US

Pedangan Sembako di Pasar Raya Amahami Kota Bima, Nuraini menyebut kenaikan harga bahan pokok terjadi tiga hari terakhir. Kisarannya antara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu. Selain karena menjelang Natal dan pergantian tahun baru, juga dipengaruhi musim hujan.
Umumnya Sembako yang dijual pedagang setempat didatangkan dari Pulau Lombok seperti telur, cabai, kol, wortel, tomat dan bawang putih.

Sementara itu, pedagang beras di Pasar Raya Amahami Kota Bima, Fatmah mengaku kenaikan harga beras di pasar setempat sudah lazim terjadi ketika pergantian tahun baru dan musim hujan. “Memang seperti ini tapi kenaikkanya nggak banyak paling naik Rp500 atau paling tinggi Rp1.000 per kilogramnya,” katanya di Pasar Raya Amahami, Jumat (15/12/2017).

Beras yang dijual Fatmah umumnya dipasok dari Kecamatan Bolo, Kecamatan Belo dan Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Secara umum, stok beras tak mengalami penyusutan meskipun saat ini Kota Bima dan Kabupaten Bima serta sejumlah daerah lain di Indonesia sedang dilanda musim hujan. (US)


No comments