Breaking News

Kebutuhan Pupuk Petani di Kota Bima 3.000 Ton tapi Realisasi hanya 2.038,46

Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kota Bima, Taufik SP.  Foto Berita11.com

Kota Bima, Berita11.com— Meskipun luas areal tanam di Kota Bima tahun 2017 hanya 4.825 hektar. Namun kebutuhan petani akan pupuk urea jauh lebih tinggi yakni sebanyak 3.000 ton atau 3.000.000 kilogram. Jika terealisasi maka setiap hektar lahan pertanian di Kota Bima membutuhkan 622 kilogram pupuk urea.

“Sebenarnya kebutuhan pupuk petani sebanyak 3.000 ton sesuai RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). Namun yang terealisasi hanya 1.500 ton. Mungkin pemerintah pusat juga mau menekan ketergantungan petani terhadap pupuk urea,” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kota bima, Taufik SP kepada Berita11.com, Senin (4/12/2017).

Diakui Taufik, pupuk urea memang dibutuhkan petani ketika tanaman memasuki masa pertumbuhan daun. Meskipun realisasi awal pupuk untuk Kota Bima yang didroping hanya 1.500 ton. Namun pada tahap dua terjadi penambahan sehingga terealisasi 2.038,46 ton, sedangkan realisasi pupuk SP-36 sebanyak 187,78 ton, pupuk ZA sebanyak 104,46 ton, pupuk NPK sebanyak 654,83 ton, pupuk organik sebanyak 325,29 ton.

Menurut Taufik, sejauh ini Dinas Pertanian setempat belum menemukan spekulan atua upaya penggelembungan pupuk di Kota Bima. Karena umumnya petani di Kota Bima tidak kesulitan memperoleh pupuk urea maupun jenis lain.

Selain pupuk bersubsidi, kebutuhan pupuk untuk petani di Kota Bima juga terpenuhi melalui program yang disiapkan pemerintah seperti integrasi pangan dan perkebunan, petani memperoleh bantuan pupuk hingga 100 kilogram untuk setiap hektar areal tanam.

Sementara itu, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah harga pupuk ZA Rp1.400 per kilogram atau Rp70 ribu per zak, Urea Rp1.800 kilogram atau Rp90 ribu per zak, SP-36 Rp2.000 per kilogram atau Rp50 ribu per zak, NPK Rp2.300 per kilogram atau Rp150 ribu per zak dan pupuk organik Rp500 per gram.

Namun kenyataaannya banyak pengecer dan kios di Kota Bima yang menjual pupuk di atas HET tersebut. (US/ID)


No comments