Breaking News

Meski Diguyur Hujan, Upacara HUT ke-59 Provinsi NTB di Dompu Tetap Khidmat

Tetap Semangat, Pengibar Bendera Upacara HUT NTB di Dompu Menyelesaikan Tugas Meski Diguyur Hujan. RUL

Dompu, Berita11.com— Meskipun sempat diguyur hujan, upacara hari jadi ke-59 tahun Provinsi Nusa Tenggara Barat di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Karijawa Kabupaten Dompu, Minggu (17/12/2017) pagi tetap berlangsung khidmat. Bahkan pasukan pengibar bendera tetap berhasil melaksanakan tugasnya di tengah deras hujan.

Selain pengibar bendera, sejumlah pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Dompu tetap berkosentrasi mengikuti upacara hingga selesai meskipun diguyur hujan. Upacara bersama memeringati HUT NTB yang dirangkaikan dengan Hari Ibu dan Hari Bela Negara ke-69 dimulai sekira pukul 08.20 Wita, namun tak lama setelah itu lokasi upacara dan wilayah sekitar diguyur hujan lebat.

Sementara itu, Bupati Dompu Drs H Bambang M Yasin, sejumlah petinggi Organisasi Perangkat Daerah dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Dompu berada di deretan panggung istimewah upacara.

Pada upacara bertema Tasakur diawali atraksi Drum Band SDN 1 Dompu yang sebelumnya meraih juara 1 tingkat Provinsi NTB.

Bupati Dompu, Drs. H Bambang M Yasin, melalui sambutanya mengatakan, memontum tiga item peringatan bertema Tafakur. Padahal awalnya NTB dengan jargon bersaing.

“Tapi karena NTB saat ini mengalami kemajuan dengan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan itu juga terbukti di Dompu, sehingga semboyanya menjadi NTB Tasakur,”  kata HBY saat memimpin upacara HUT NTB di Kabupaten Dompu, Minggu (17/12/2017).

Menurut HBY, momentum HUT ke- 59 NTB diharapkan menjadi pemacu semangat seluruh komponen di daerah terutama untuk mempertahankan tatakelola pemerintah  yang baik dan sukses.

“Tata kelola pemerintahan di Kabupaten Dompu sudah berhasil.  Ini terbukti Dompu sudah beberapakali  mendapat predikat WTP,” katanya.

Dikatakan HBY, momentum hari Ibu  merupakan kegiatan yang bersifat nasional dan bukan hari libur.

“Hari ibu merupakan momentum untuk mengkoreksi diri dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur. Mari kita sama-sama menghargai jasa ibu,” ajaknya.

HBY menyebutkan, peringatan hari Bela Negara mengambarkan bahwa negara didirikan 
dengan mengorbankan nyawa para pejuang. Untuk itu, sebagai bentuk menghargai jasa dan pengorbanan para pejuang itu harus melalui peringatan.



“Cara kita memperingati momentum seperti ini tidak lagi seperti dulu seperti zaman dulu yang harus mengangkat sejata. Tapi dengan cara bekerja keras dan memberikan yang terbaik bagi negara, daerah dan masyarakat. Makanya tadi ada yang nanya kepada saya, kenapa dalam momentum peringatan ini saya tidak pakai keris. Dan saya menjawab, saya sekarang lebih memilih memakai pulpen,” katanya.

Menurut pria yang sudah banyak meraih berbagai penghargaan tingkat nasional itu, saat ini Dompu sudah mengalami pencapaian peningkatan ekonomi yang sudah luar biasa. Itu juga dibuktikan dengan upaya pemerintah memprogramkan swasembada protein.”Program jagung sudah membawa berkah bagi seluruh indonesia,” katanya.

Mengenai dunia pendidikan di Dompu, lebih jauh HBY mengimbau para orang tua agar membantu mengawasi dan mendidik anaknya. Jangan hanya melimpahkan semua tugas itu kepada guru.

“Kami berharap kepada orang tua juga ikut membantu mendidik anak-anaknya. Saya juga minta kepada guru serta lainya lebih meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab,” pintanya.

Sebelum mengakhiri sambutanya, HBY mengungkapkan bahwa pada tahun 2018 mendatang akan mencanangkan Kabupaten Dompu Bersih. “Artinya nanti kita akan melihat secara langsung wilayah-wilayah serta rumah-rumah yang terkena dampak banjir guna mencari tahu apa kendala dan masalahnya,” katanya.


Usai menyampaikan sambutan, upacara bersama diakhiri pembacaan do'a bersama yang dipimpin pihak Kemenag Kabupaten Dompu. Setelah itu dilanjutkan penyerahan berbagai hadiah menarik untuk para pemenang berbagai mata lomba yang sebelumnya diadakan di Kabupaten Dompu. (RUL)

No comments