Breaking News

Mutasi Masuk Warga ke Kota Bima 1.664 Jiwa, Lalu Hubungannya dengan Pilkada?

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bima, Mariamah SH. Foto Hamid

Kota Bima, Berita11.com— Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bima mencatat jumlah mutasi masuk menjadi warga Kota Bima sebanyak 1.664 jiwa selama Januari hingga Oktober 2017.

Kepala Disdukcapil Kota Bima, Hj Mariamah SH menyebut, mutasi masuk ke Kota Bima paling banyak terjadi pada Januari 2017 yakni mutasi masuk yang berasal dari kabupaten dan kota di NTB sebanyak 230 jiwa dan mutasi masuk antar provinsi 147 jiwa, sehingga pada Januari tercatat total mutasi masuk warga Kota Bima 377 jiwa.

Menurut Mariamah, jumlah mutasi masuk dan keluar tersebut masih normal walaupun total keseluruhan mutasi masuk mencapai ribuan jiwa. Demikian juga untuk mutasi keluar dari Kota Bima.

Berdasarkan data Disdukcapil Kota Bima hingga per 13 Oktober 2017, mutasi keluar antar kabupaten dan kota sebanyak 230 jiwa, antar provinsi 263 jiwa. Peristiwa mutasi keluar warga Kota Bima juga banyak terjadi pada Juli 2017 lalu yakni sebanyak 187 jiwa antar kota dan kabupaten dan 225 jiwa antar provinsi.

“Menurut kami ini masih normal. Jumlah mutasi masuk hampir sama dengan mutasi keluar,” katanya kepada Berita11.com di Disdukcapil Kota Bima, Selasa (5/12/2017).

Lalu adakah hubungan mutasi masuk warga ke Kota Bima dengan Pilkada Kota Bima yang akan digelar beberapa bulan mendatang? Mariamah tidak mengetahuinya. Namun OPD setempat menindaklanjuti setiap permintaan mutasi masuk yang memenuhi syarat administrasi.

Menurutnya, jikapun data mutasi masuk warga ke Kota Bima dikaitkan dengan tahapan Pemilu seperti kelengkapan administrasi syarat dukungan untuk calon Wali Kota untuk jalur perseorangan, Mariamah tak melihat itu berpengaruh. Apalagi syarat dukungan hanya sebanyak 10.435 atau hanya sekira 2 persen dari total wajib E-KTP Kota Bima sebanyak 111.000 Jiwa atau 114.000 jumlah penduduk Kota Bima.

Selain mutasi masuk, sebagian besar permintaan dokumen kependudukan yang dilayani Disdukcapil E-KTP dan kartu keluarga milik warga yang hanyut atau rusak karena banjir bandang di Kota Bima Desember 2016 lalu. (US)


No comments