Breaking News

Pacuan Bima Semakin Diminati, 433 Kuda Beradu Kecepatan

Kapolda NTB, Brigjend Pol Drs Firly, M.Si dan Bupati Bima, IDP Foto Bersama Joki Cilik, Sabtu (2/12/2017) lalu.

Bima, Berita11.com— Pacoa jara atau pacuan kuda Bima yang rutin digelar tiga kali dalam setahun semakin diminati peserta. Pada iven yang digelar 2-10 Desember 2017, sedikitnya 433 kuda yang terbagi dalam 13 kelas berkompetisi mendapatkan posisi terbaik.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengemukakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bima menggelar kejuaran pacuan kuda sebanyak tiga kali setahun,termasuk dalam rangka HUT ke-59 tahun 2017 Provinsi NTB.

Dikatakannya bahwa pacuan kuda telah ditetapkan sebagai kalender event untuk promosi wisata dan budaya Bima.

Kejuaraan pacuan kuda dalam rangka HUT ke-59 Provinsi NTB  dibuka oleh Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs. Firly M.Si. selain orang nomor satu di Polda NTB, pembukaan juga dihadiri sejumlah pimpinan DPRD Kota dan Kabupaten Bima dan pejabat teras Kabupaten Bima.

Kapolda NTB menyatakan apresiasi atas kegiatan pacuan kuda tradional di BIma. Kapolda NTB juga memberikan santunan kepada para joki cilik sebelum kejuaraan dimulai.

Ketua Panitia Pacao Jara 2017, Rukmini menyebut bahwa kejuaraan pacuan kuda digelar  2-10 Desember 2017. Kegiatan diikuti 433 kuda yang terbagi dalam 13 kelas termasuk 6 kelas umum. Kuda kuda berasal dari kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa dan Sumbawa Barat serta Provnsi NTT.  

Pada bagian lain, Pemkab Bima dan Pemkot Bima sukses menggelar iven terabasHMQ 2 Series 2 Days. Para peserta dilepas di Pantai Ama Hami Kota Bima kemudian melewati sejumlah rute di Kabupaten bima menuju Pantai Toro Mbala atau Pantai Pink

Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri menyatakan, Pemkab Bima akan berupaya mengusulkan agar sebagian Kawasan Toro Mbalamenjadi resort wisata. 

“Karena memang kawasan itu adalah kawasan penyangga untuk berbagai spesies sekitarnya termasuk komodo,” kata Dinda. (AN/*)

Baca Juga :

No comments