Breaking News

Save Al Aqsha, FUI Bima Kecam Pernyataan Presiden Trump

Masjid Al Aqsha di Yerusalem Palestina. Foto Wikipedia.

Kota Bima, Berita11.com— Pernyataan kontroversial Presiden Amerika Serika, Donald Trump yang hendak menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel memantik emosi dunia.  Forum Umat Islam (FUI) Bima mengecam pernyataan itu.

Ketua FUI Bima, Ustadz Asikin  mengajak umat Islam di Indonesia dan di Bima pada khususnya agar bersama-sama mengecam dan menolak rencana Presiden Amerika Serikat menjadikan Jerusalem sebagai  ibukota Israel.

“Kami menolak dengan keras, mengecam dengan sangat keras rencana itu. Karena Jerusalem sudah sangat jelas merupakan wilayah Palestina. Di sana teradapa Masjid Al Aqsha, satu dari tiga di antara masjid suci kebanggaan umat Islam di dunia,” kata Ustad Asikin saat dihubungi Berita11.com, Jumat (8/12/2017) sore.

Sebagai bentuk keseriusan mengecam tindakan semena-mena Amerika Serikat, FUI Bima yang menaungi banyak organisasi umat Islam di Bima akan melakukan aksi masif menolak rencana itu. “Kami akan menggelar aksi penolakan keras sekitar beberapa hari ke depan ini,” kata Ustadz Asikin.

FUI Bima mengajak seluruh elemen di Bima termasuk kepala daerah seperti Wali Kota Bima, Wakil Wali Kota Bima, pemuda, tokoh masyarakat Islam di Bima menolak rencana Presiden Trump.

Ustadz Asikin meminta agar Pemerintah Indonesia agar bersikap tegas terhadap rencana Amerika Serikat. Bagaimana pun penduduk Indonesia dengan mayoritas umat Islam dan Presiden Indonesia dengan latar belakang sebagai muslim menjadi salah satu harapan umat Islam di dunia untuk menunjukkan sikap tegas.

“Memang kita kecewa, sebelumnya juga rencana Rohingya masuk Indonesia ditolak pemerintah. Kita harapkan presiden mestinya bisa bersikap tegas mewakili sikap umat Islam di Indonesia,” katanya. (NS)


No comments