Breaking News

Selain Tramadol, Peredaran Trihexypenidyl jadi Atensi Polisi

Obat Keras. Trihexypenidyl


Kota Bima, Berita11.com— Obat keras jenis Trihexypenidyl menjadi atensi Kepolisian Resort (Polres) Bima Kota, setelah dijual dan dikonsumsi sejumlah remaja di Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima.

“Tramadol saat ini sudah berkurang karena banyaknya penangkapan. Tapi di Ambalawi kita temukan merek lain yang baru. Itu yang kita awasi,” jelas Kasat Narkoba Polres Bima, AKP. H.  Jusnaidin kepada Berita11.com di markas Polres Bima Kota, Selasa (12/12/2017).

Jusnaidin mengkhawatirkan peredaran obat jenis baru tersebut akan menjalar pada wilayah lain sehingga bisa menjadi alternatif tramadol yang kini sudah semakin langka. Sama seperti tramadol, trihexypenidyl telah dicabut izin produksinya oleh pemerintah karena telah beredar secara liar.

“Obat ini sudah dicabut dan ditarik peredarannya oleh BPOM. Kata BPOM kalau obat ini masih ada berarti palsu,” katanya.

Dikutip dari hellosehat.com trihexypenidyl adalah obat untuk penderita Parkinson atau gejala gerakan anggota tubuh yang sulit dikendalikan. Karena tergolong jenis obat keras, ketentuan pemakaian harus dengan resep dokter. Efek samping mengonsumsinya yaitu mulut kering, penglihatan kabur, lelah, pusing, susah buang air, gugup, dan kurang berkeringat. (ID)

No comments