Breaking News

Digulung Banjir hingga Puluhan Kilo, Bocah Tiga Tahun di Bima Ditemukan Tewas

Ilustrasi. Foto Solopos.com

Bima, Berita11.com— Setelah sempat  digulung oleh banjir hingga puluhan kilometer, jasad bocah Najwa alias Ko’o, anak tiga tahun pasangan suami-istri  di Desa Tambe Kabupaten Bima akhirnya ditemukan warga mengapung di sekitar jembatan layang Desa Bontokape Kecamatan Bolo, Jumat (26/1/2018) sore.

Sebelumnya, Najwa terseret luapan banjir ketika asyik mandi bersama sejumlah bocah lain di sekitar Lapangan Fajar Desa Tambe Kecamatan Bolo, Kamis (25/1/2018) sore. Sang bocah terseret di parit yang tak jauh dari pemukiman warga di Desa Tambe, kemudian tergulung banjir menuju sungai.

Pasca peristiwa tersebut, Tim Basarnas Bima dibantu pihak TNI, Polri dan warga berupaya menyusuri sungai untuk mencari bocah Najwa. Namun hingga malam pencarian tidak membuahkan hasil.

Setelah itu tim kemudian dikerahkan sejak Jumat (26/1/2018) pagi. Namun hingga siang tanda-tanda keberadaan sang bocah tak jua ditemukan.

Babinsa Tambe Kecamatan Bolo, Serka M Toni menyatakan, jasad bocah Najwa ditemukan sekira pukul 16.15 Wita oleh seorang peternak yang hendak mengambil air di sekitar jembatan Desa Bontokape.

Ketika itu peternak tersebut menemukan jasad sang bocah mengapung di antara tumpukan ranting kayu di atas air. Peristiwa penemuan kemudian dilaporkan warga kepada tim pencari. 

“Sebelumnya tim sempat menyisir hingga lokasi tersebut. Saya sempat curiga ketika muncul biawak lebih dari 10 ekor. Ternyata benar di situ lokasi penemuannya,” ujar Serka M Toni.

Proses evakuasi terhadap jasad bocah Najwa menjadi perhatian banyak warga. Ratusan warga memadati lokasi penemuan. Setelah ditemukan sang bocah yang ternyata tinggal bersama neneknya tersebut kemudian dievakuasi menuju Desa Tambe. (TN)

Baca Juga :

No comments