Breaking News

Distambun: Delapan Kecamatan di Dompu Terdampak Angin Kencang

Syahrul Ramadhan. Foto RUL

Dompu,Berita11.com— Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distambun) Kabupaten Dompu mencatat, sedikitnya delapan kecamatan di Bumi Nggahi Rawi Pahu sebagai wilayah terdampak bencana angin kencang, Senin (29/1/2018) lalu. Angin kencang menyebabkan rusaknya tanaman jagung milik petani di sejumlah desa.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Distanbun Kabupaten Dompu, Syahrul Ramadhan menyatakan, dinas setempat belum setempat belum dapat memastikan total nilai kerusakan akibat bencana angin kencang Senin lalu. Namun wilayah terdampak sebanyak delapan kecamatan.

“Mengenai data kongkritnya belum ada. Soalnya tim masih melakukan pendataan. Tapi dampak dari kejadian itu ada delapan kecamatan di Dompu,” ujar Syahrul di Dompu, Rabu (31/1/2018).

Dampak bencana angin kencang beberapa hari lalu itu juga menyebabkan petani jagung gagal panen. Karena rata-rata tanaman jagung yang rusak diterpa angin kencang baru berumur 1-2 bulan.

“Tanaman jagung banyak tumbang dan rusak dan kemungkinan terjadi gagal panen,” katanya.

Syahrul berharap peristiwa angin kencang menjadi renungan bagi para petani, karena itu merupakan bagian ujian dari Allah SWT. Untuk itu para petani harus lapang dada dan menjadikan bahan menginstropeksi diri.

“Tapi yakinlah, Allah tidak akan memberikan ujian di luar kemampuan manusia. Mungkin saat ini Allah sedang menguji kesabaran kita. Tapi insya Allah, ke depan akan ada rezeki yang sudah menanti kita,” katanya.

Syahrul menyarankan petani mengganti tanaman jagung yang telah rusak diterpa angin kencang dengan cabai, sayur atau jenis tanaman lain. (RUL)

No comments