Breaking News

Empat ASN Telah Diklarifikasi, jika Melanggar akan Direkomendasikan ke KASN

Ilustrasi. Foto Saibumi.

Kota Bima, Berita11.com— Panwaslu Kota Bima telah memeriksa sedikitnya empat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat pelanggaran saat acara silaturami bakal Paslon petahana di Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba, beberapa hari lalu.

Anggota Panwaslu Kota Bima, Muhaimin, S.Pd.I menyatakan, empat ASN yang telah diperiksa merupakan sebagian dari lima orang yang aparatur yang dimonitor pada acara silaturahmi petahana di Kelurahan Penaraga.

“Yang kita lakukan klarifikasi. Kami sudah mengundang lima orang tapi yang baru datang empat orang. Terhadap yang tidak datang, kita sudah layangkan undangan untuk dilakukan klarifikasi hari ini juga,” ujar Muhaimin kepada wartawan usai mengawasi pendaftar bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima di KPU Kota Bima, Rabu (10/1/2018).

Muhaimin mengisyaratkan, jika hasil pleno Panwaslu Kota Bima menyimpulkan adanya pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh para ASN itu, maka selanjutnya akan direkomendasikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk diproses lebih lanjut. Lima ASN yang terbidik kamera pengawasan Panwaslu tiga orang merupakan pegawai lingkup Kota Bima dan dua orang pegawai lingkup Kabupaten Bima.

“Ada bukti-bukti fotonya, kami sudah melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang diduga,” katanya.

Mengenai dugaan pelanggaran ASN ketika deklarasi bakal Paslon Lut-Fer, Muhaimin menyatakan, Panwaslu Kota Bima masih mengumpulkan bukti. “Hasil pengawasan kita ada. Karena kita memiliki waktu 7 hari untuk memproses apakah ada dugaan pelanggaran. Setelah itu kedaluarsa,” katanya.

Panwaslu Kota Bima juga sudah mengantungi regulasi yang diterbitkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta regulasi yang diterbitkan Komisi Aparatur Sipil Negara tentang berbagai larangan bagi ASN terlibat politik praktis.

“Kalau mengacukan jari simbol, bisa termasuk pelanggaran. Tapi kita harus memastikan itu simbol dari Paslon mana,” katanya. (US)



No comments