Breaking News

Kamis LSKA Agendakan Dialog Tentang Radikalisme

Ilustrasi Dialog. Isitmewah

Kota Bima, Berita11.com— Lembaga Studi Konflik dan Advokasi (LSKA) Nusa Tenggara Barat mengagendakan dialog tentang radikalisme di Bima. Kegiatan akan digelar di aula SMAN 2 Kota Bima, Kamis (25/1/2018) pagi.

Ketua panitia, Dra Hj Aminah Zainuddin, M.Ap menjelaskan, panitia telah mengundang 100 peserta untuk menghadiri dialog yang bertajuk Rekonstruksi Idiologi Kelompok Radikalisme demi Menjaga Stabilitas Daerah dan NKRI tersebut.

Sesuai jadwal, dialog menghadirkan empat narasumber dari Pokjaluh Kemenag Kota Bima, Polres Bima Kota, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bima serta akademisi. Peserta dialog terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, mubaligh, pengurus masjid, tokoh pemuda serta organisasi masyarakat serta berbagai komponen lain di Kota Bima.

“Salah satu tujuan guna membahas upaya atau cara untuk merekonstruksi pemikiran-pemikiran radikalisme yang cenderung destruktruktif, menjadikannya pemikiran yang konstruktive dan rahmatan lil alamin,” katanya.

Tujuan lain dari kegiatan dialog juga untuk menyamakan persepsi tentang agenda Pilkada serentak di Indonesia termasuk di Kota Bima. Sebagian kelompok memiliki asumsi tentang proses politik seperti Pilkada yang dihelat pertengahan tahun 2018 tidak sesuai dengan pandangan dan pemahaman mereka.

“Namun perlu disadari bahwa di dalam NKRI ini, proses politik yang demokratis telah diatur oleh konstitusi dan harus ditaati oleh seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Menurut Hj Aminah, perlu penyamaan persepsi dalam membangun bangsa. Karena itu harus menyadari keberagaman dalam berbangsa yaitu berbagai suku, agama dan ras yang perlu menjadi modal dalam menciptakan kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Sebelumnya dialog bertema radikalisme juga sudah pernah digelar oleh LSKA NTB. Kegiatan menghadirkan sejumlah toko agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mubaligh dan berbagai komponen lain.(TN)

Baca Juga :

No comments