Breaking News

Menjelang Pilkada, 199 Orang Mutasi Masuk Menjadi Warga Kota Bima

Suasana Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima. Foto US 

Kota Bima, Berita11.com— Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bima mencatat dari sejak tanggal 1 hingga 22 Januari 2018 tercatat 199 orang mengajukan mutasi masuk menjadi warga Kota Bima.

Sebelumnya, selama tahun 2017 Disdukcapil Kota Bima mencatat mutasi masuk warga dari luar menjadi penduduk Kota Bima sebanyak 2.289 jiwa.

Kepala Disdukcapil Kota Bima, Hj Mariamah SH tidak mengetahui apakah mutasi masuk warga dari luar menjadi penduduk Kota Bima dipengaruhi oleh Pilkada atau tidak. Tetapi berdasarkan data dinas setempat, mutasi keluar warga juga hampir seimbang. Selama tahun 2017 tercatat mutasi keluar sebanyak 2.892 jiwa. Sementara khusus tanggal 1 hingga 22 Januari mutasi keluar mencapai 155 jiwa.

Baca Juga:

“Jumlahnya hampir seimbang saja. Apakah ada kaitannya dengan Pilkada Kota Bima kita tidak mengetahuinya. Tetapi yang jelas mutasi masuk dan keluar hampir seimbang,” ujar Mariamah kepada Berita11.com di Disdukcapil Kota Bima, Senin (22/1/2018).

Mariamah memastikan tak ada calo atau pihak tertentu yang memobilisasi warga untuk mutasi masuk ke Kota Bima karena terkait kepentingan saat Pilkada. Hal itu setidaknya dilihat dari gambaran aktivitas antrian di loket pelayanan Disdukcapil yang terpantau kamera CCTV.

Mantan Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Bima ini mengakui, secara umum pemerintah mendorong warga agar mengikuti perekaman data penduduk. Hal itu telah dipertegas dalam surat imbauan Wali Kota Bima Nomor 470/523/VIII/2017  tentang percepatan penerbitan KTP elektronik dalam rangka mendukung suksesnya Pilkada Kota Bima tahun 2018 dan Pilpres 2019.

“Jadi Wali Kota Bima telah menginstruksikan kepada lurah dan camat agar memobilisasi warganya yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Jadi hasilnya kita lihat sekarang banyak yang mengurus KTP,” ujar mantan Kabag Hukum Setda Kota Bima ini.

Dua pekan terakhir jumlah mengikuti perekaman KTP elektronik sebanyak 50-60 orang per hari. Berdasarkan data dinas setempat, total warga yang belum mengikuti perekaman data penduduk sebanyak 4.000 jiwa lebih. Jumlah warga yang mengikuti perekaman data penduduk didominasi kelompok warga yang baru menginjak usia 17 tahun atau kelompok pemilih pemula (rock the vote).

Disdukcapil menargetkan perekaman data penduduk atau KTP elektronik tuntas sebelum masa Pilkada Kota Bima tahun 2018 berakhir. Jumlah blanko KTP yang dimiliki dinas setempat sebanyak 13 ribu lembar dan diperkirakan mencukupi untuk kebutuhan selama satu semester. (US)


No comments