Breaking News

Prajurit Korps Marinir Serbu Pantai Kolo Bima Nusa Tenggara Barat

Suasana Latihan Prajurit Korps Marinir di Pantai Kolo Bima Nusa Tenggara Barat.

Kota Bima, Berita11.com— Prajurit Korps Marinir TNI AL menyerbu Pantai Kolo, dalam operasi pendaratan amfibi di Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/01/2018). Pendaratan amfibi yang dilaksanakan oleh prajurit Korps Marinir TNI AL tersebut disaksikan oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr (Han).

Selain itu, Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si (Han), Asops Dankormar Kolonel Marinir Edi Juardi, Wadan Pasmar-1 Kolonel Marinir Siswoto, Danlanal Mataram Kolonel Marinir Djentayu Suprihandoko SH, para Asisten Danpasmar-1, para Dankolak/Satlak Pasmar-1.

Pendaratan amfibi juga turut disaksikan Wali Kota Bima M. Qurais H. Abidin, Kapolres Bima Kota AKBP Ida Bagus Made Winarta dan Kasdim 1608/Bima Mayor Inf A Haris S.H., M.H.
Operasi pendaratan amfibi di Bima dalam rangka pelaksanaan Latihan Satuan Lanjutan (LSL) III Triwulan IV Pasmar-1 tahun 2017. Tujuannya meningkatkan kemampuan atau keterampilan secara teknis dan taktis Satuan tempur di jajaran Pasmar-1.

Sebelum pelaksanaan pendaratan amfibi, terlebih dahulu dilaksanakan latihan Terjun Tempur (Junpur) yang dilaksanakan oleh prajurit Yontaifib-1 Mar, Rubber Duck Operation (RDO) dan Pendaratan Khusus (Ratsus).

Pendaratan amfibi yang dipimpin oleh Komandan Batalyon Tim Pendarat (BTP) 3 Pasmar-1 Letkol Marinir Prasetyo Pinandito yang sehari-hari menjabat Komandan Batalyon Infanteri-3 Marinir tersebut, selain melibatkan ratusan prajurit Korps Marinir dari Pasmar-1, juga melibatkan beberapa material tempur yang dimiliki Korps Marinir TNI AL, di antaranya BMP-3F, LVT-7, BTR-50, KAPA, MLRS Vampire, BVP-2 dan Howitzer 105 mm dan perahu karet beserta motor tempelnya.

Seluruh personel dan material tempur Korps Marinir TNI AL dari Pasmar-1 melaksanakan LSL III Triwulan IV tahun 2017 menggunakan KRI Teluk Sampit-515, KRI Makassar-590, KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Jakarta-541, 2 unit Helly Bell dan pesawat Cassa TNI AL.
Latihan pendaratan amfibi diawali dengan taklimat dari Pangkogasgabfib “Daratkan Pasukan Pendarat” kemudian dilanjutkan dengan bantuan tembakan kapal. 

Setelah itu diikuti peluncuran Tank BMP-3F pada gelombang pertama pendaratan, kemudian diikuti gelombang dua dan tiga pendaratan yaitu BTR-50, Sekoci Pendarat Pasukan (SPP) dilanjutkan Kapal K-61 yang mengangkut mobil Rantis KIA, Ambulance dan Meriam Howitzer 105 mm serta LCU yang mengangkut MLRS Vampire.

Setelah semua personel dan material tempur sudah mendarat, dilanjutkan dengan penembakan, Howitzer 105 mm, MLRS Vampire dan penyerbuan sasaran oleh prajurit Infanteri Korps Marinir beserta senjata bantuan infanteri Mortir 60 mm, Mortir 81 mm, RPG-7 dan GPMG untuk merebut sasaran. Selain itu juga dilaksanakan penyerbuan dengan lintas Helly. (MR)


Foto-Foto Latihan Prajurit Korps Marinir di Pantai Kolo Bima Nusa Tenggara Barat.






No comments