Breaking News

Aipda Ihwan, Sosok Tulus di Tengah Masyarakat Wadu Wani

Aipda Ihwan Selalu Hadir saat Dibutuhkan Masyarakat di Tempat Tugasnya, Desa Wadu Wani.

Bima, Berita11.com— Menjadi aparat polisi atau TNI adalah idaman sebagian besar pemuda di Bima. Selain karena disegani karena seragamnya, menjadi aparat dapat membuat keluarga meraya bangga. Namun Anda jangan berpikir bahwa semua aparat menjaga jarak dengan masyarakat.

Di Desa Wadu Wani Kecamatan Woha Kabupaten Bima, seorang polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtimas setempat mempunyai hubungan emosial sangat dekat dengan masyarakat di luar tugasnya memastikan kondusivitas di desa. Dia adalah Aipda Ihwan, sosok tangguh yang dicintai masyarakat.

Sejumlah warga Wadu Wani mengaku bangga dengan sosok Aipda Ihwan yang selalu hadir di saat dibutuhkan masyarakat. Bahkan lebih dari itu, Aipda Ihwan rela menyisipkan sebagian gajinya untuk membantu masyarakat tidak mampu di Desa Wadu Wani.

Aipda Ihwan selalu hadir di setiap kegiatan sosial di tengah masyarakat seperti gotong royong maupun kegiatan sosial lain seperti penggalian kubur. Bahkan kemarin, Aipda Ihwan rewa basah-basahan di tengah sawah untuk membantu petani setempat memetik kangkung.

Di luar pujian masyarakat, Aipda Ihwan yang akrab disapa Owen mengaku kepeduliannya kepada masyarakat bukan karena penciteraan semata. Pria kelahiran tahun 1980 ini mengaku hatinya terpanggil untuk membantu masyarakat.

Ia menyadari bahwa selain menjaga Kamtibmas, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga sebagai panutan, sehingga selalu memberikan contoh positif. Hal itu juga merupakan panggilan dari hati nuraninya. Bagi Owen masyarakat di tempat tugasnya sudah seperti kerabatnya sendiri. Apalagi mereka-mereka yang terbelakang dari sisi ekonomi.

Rela Basah-Basahan, Aipda Ihwan Membantu Masyarakat Memetik Kangkung di Tengah Sawah.

“Polisi hadir di tengah masyarakat bukan saja untuk  keamanan. Makanya kami selalu dekat dengan masyarakat,” ujarnya saat disambangi di Woha, Rabu (14/2/2018).

Pria yang mengawali karir di korps tibrata setelah mengikuti seleksi tahun 2000 ini berharap apa yang ia lakukan dapat mengurangi beban masyarakat di tempat dia bertugas. Meskipun yang ia lakukan belum maksimal. 

“Saya hanya melaksanakan tugas, itu semua lahir dari hati nurani saya. Saya ingin mengabdi sebagai pelayanan masyarakat, bukan semata ingin mencari ketenaran. Tapi itu apa adanya pak wartawan,” ujar pria asli Desa Tawali Kecamatan Wera Kabupaten Bima ini.

Di mata masyarakat Desa Wadu Wani, Aipda Ihwan merupakan sosok senderhana yang tidak menjaga jarak dengan warga setempat. Bahkan Owen tidak pernah memperlihatkan bahwa ia adalah aparat yang mesti selalu disegani dan ditakuti. (RF)






No comments