Breaking News

Kelola ADD Rp92, 484 Miliar, Desa-Desa di Kabupaten Bima masih Gagap Sikeudes

Ilustrasi Uang. 

Bima, Berita11.com— Implementasi alokasi dana desa (ADD) di Kabupaten Bima belum sepenuhnya maksimal. Masalah utama yang terjadi umumnya sumber daya manusia (SDM) pengelola dana desa masih gagap teknologi terutama aplikasi sistem keuangan desa (Sikeudes).

Hal ini diakui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintah Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten Bima, Faisal MM.

Faisal menyebut jumlah ADD seluruh desa di Kabupaten Bima tahun 2018 sebesar Rp92.484.018.287.  “Kendala terbesar adalah penggunaan aplikasi Siskeudes pelaporan pertanggungjawaban belanja desa masih secara offline,” ujar Faisal ketika dihubungi, Senin (19/2/2018).

Meskipun terdapat sejumlah kendala untuk implementasi ADD, DMPDes Kabupaten Bima tetap berupaya menggenjot pemerintah desa agar pencairan Alokasi Dana Desa dapat dilaksanakan sesuai jadwal atau timing yang telah ditentukan. Bahkan rencana pencairan sudah dimulai sejak peraturan bupati (Perbub) Kabupaten Bima ditetapkan.

Sementara itu, Kasubag Protokol Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, Suryadin S.Si, M.Si menyatakan Pemerintah Kabupaten Bima terus berupaya meningkatkan serapan ADD sesuai yang telah diprogram masing-masing desa.

Masalah utama implementasi ADD di Kabupaten Bima menyangkut masalah kualitas SDM yang mengelola anggaran miliaran rupiah itu, sehingga memang ada beberapa temuan BPK RI. 

“Namun meskipun demikian, pemerintah daerah tetap berupaya membenahi segala kekurangan. Kita harapkan ke depan pemerintah desa semakin siap mengelola ADD termasuk dari sisi kualitas SDM,” kata Suryadin. (US)


No comments