Breaking News

KPU dan Panwaslu Kabupaten Bima Pastikan belum Ada Intimidasi dari Timses

Anggota KPU Kabupaten Bima, Muhammad Waru SH MH. Foto Berita11.com

Bima, Berita11.com— Meskipun tensi rivalitas antar pasangan calon peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat mulai meningkat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bima memastikan tidak ada intimidasi yang diterima penyelenggara Pemilu setempat.

Pada sisi lain, KPU dan Panwaslu Kabupaten Bima juga siap menerima kemungkinan terburuk termasuk soal potensi adanya gugatan dari bakal calon yang gagal terutama dari jalur perseorangan.

“Sejauh ini belum ada, kita juga tetap berkoordinasi dengan KPU Provinsi NTB dan tidak hal lagi yang digugat setelah penetapan calon kemarin,” ujar Komisioner KPU Kabupaten Bima, Muhammad Waru SH MH, Senin (19/2/2018) lalu.

Mantan anggota Panwaslu Kabupaten Bima ini juga menegaskan hingga kini tak ada intimidasi atau intervensi yang diterima KPU dari Paslon maupun para tim sukses berkaitan dengan pelaksanaan Pilgub khususnya di Kabupaten Bima.

“Jadi tidak ada masalah, komunikasi kami juga masih berjalan baik berkaitan dengan tugas KPU sebagai penyelenggara dengan para tim,” ujar Waru.

Sementara itu, secara terpisah anggota Panwaslu Kabupaten Bima, Junaidin S.Pd juga memastikan tak ada intimidasi yang diterima lembaga pengawas setempat. “Kalau soal intimidasi atau intervensi sejauh ini belum ada,” ujar Junaidin.

Ia juga menyatakan, bahwa semenjak Sentra Gakumdu terbentuk, setiap hasil pengawasaan yang mengarah kepada tindak pidana Pemilu tetap diproses oleh lembaga tersebut.

“Bahkan kewenangan Sentra Gakumndu sekarang lebih bagus sehingga setiap temua tetap diproses,” ujar Junaidin.

Untuk mengantisipasi potensi adanya gugatan baik pasca penetapan maupun pada tahapan-tahapan selanjutnya, Panwaslu Kabupaten Bima menyiapkan berbagai berkas berkaitan hasil pengawasan setiap tahapan Pilgub. Selain itu intens berkoordinasi dengan Bawaslu NTB, KPU serta aparat keamanan. (US)

                                                                                                                

No comments