Breaking News

Ratusan Rumah dan Sawah di Kabupaten Bima Terendam Banjir

Kondisi Salah Satu Rumah Warga di RT 15 Dusun Jalan Desa Nggembe yang Digenangi Banjir, Kamis (15/2/2018) Sore.

Bima, Berita11.com— Ratusan rumah di RT  14 dan 15 Dusun Jala Desa Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima terendam luapan banjir. Selain pemukiman warga, ratusan hektar tanaman padi dan puluhan hektar tambak garam serta bandeng rusak karena dilabrak banjir, Kamis (15/2/2018) sore.

Warga RT 15 Dusun Jala Desa Nggembe Kecamatan Bolo, Nurhayati menyebut, genangan banjir sudah berlangsung tiga hari di dusun setempat. Namun kondisi terparah terjadi Kamis sore. Seditiknya 100 rumah warga terendam. 

Meskipun genangan banjir sudah berlangsung tiga hari. Namun belum ada pendataan maupun bantuan tanggap darurat yang didrop oleh pemeritah ke desa setempat. Kondisi terparah terjadi di  pemukiman warga yang berada di dalam lorong gang. Kebetulan pemukiman warga di Dusun Jala berbatasan langsung dengan aliran sungai yang terhubung hingga laut.

“Sebenarnya ini sudah berlangsung tiga hari. Tapi hari ini kondisi yang paling parah. Lebih dari 100 rumah yang direndam banjir. Tidak hanya di halaman tetapi di dalam rumah juga,” kata Nurhayati di Dusun Jala Desa Nggembe, Kamis sore.

Sementara itu, hujan deras yang menggenangi wilayah Bima dan daerah sekitar Kamis siang hingga menjelang magbrib juga menyebabkan banjir menggenangi ratusan hektar tanaman padi milik warga Desa Darussalam Kecamatan Bolo. Luapan banjir juga menggenangi tambak bandeng dan garam milik warga di desa setempat.

Petani tambak Desa Darussalam, H Baco H Abas menyebut, akibat terjangan banjir setiap petani mengalami kerugian yang ditaksir lebih dari Rp10 juta untuk hitungan setiap hektar. Sementara itu jumlah tambak yang rusak digenangi luapan banjir ditaksir lebih dari 50 hektar.

“Ada lebih dari 3.000 karung garam siap panen yang sudah rusak akibat digenangi banjir sore ini. Itu bisa dihitung per karung 150 ribu sehingga total taksiran kerugian bisa diketahui. Kalau tambak saya sekitar 5 hektar,” katanya di lokasi.

Luapan banjir yang menggenangi area sawah dan tambak Kamis sore menjadi tontonan sejumlah warga sekitar. Beberapa warga berupaya menangkap bandeng yang terhempas oleh banjir dengan menggunakan pukat. Sepanjang ruas jalan raya tak jauh dai pematang tambak dan area sawah antara Desa Darussalam dan Dusun Jala Desa Nggembe juga digenangi banjir setinggi lutut orang dewasa. Akibatnya sejumlah pengendara harus mengurangi laju kendaraan.

Kepala Desa Darussalam, H Abdurrahman mengatakan, pemerintah desa setempat masih berupaya mendata detail nilai kerusakan akibat terjangan banjir Kamis sore. Diakui, luapan banjir yang merendam ratusan hektar tanaman padi dan puluhan hektar tambak milik petani disebabkan karena masalah saluran irigasi yang tidak tersedia.

“Kita masih mendata detai kerusakan. Namun secara garis besar lebih dari 100 hektar padi yang rusak karena direndam banjir. Demikian juga untuk jumlah tambak lebih dari 50 hektar. Itu isinya bandeng dan garam siap panen. Setelah ini kita akan menyampaikan kepada pihak pemerintah daerah. Terparah di Dusun Jala banyak rumah warga yang terendam banjir,” ujar Abdurrahman di lokasi luapan banjir.

Pada bagian lain, hujan deras juga menyebabkan luapan banjir di pemukiman warga Desa Kananta Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. banjir juga menghantam jembatan di desa setempat, jalur utama jalan provinsi yang menghubungkan desa setempat dengan Desa Sai, Desa Sampungu Kecamatan Soromandi dan Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu. (US)

Video Genangan Banjir di Pemukiman Warga di Dusun Jala Desa Nggembe Bima


















No comments